Surabaya, 15 Februari 2026 – Hari Valentine, 14 Februari, biasanya dipenuhi cokelat manis, rangkaian bunga merah, dan foto mesra di media sosial. Namun, sekelompok pemuda di Surabaya memilih cara berbeda: menempuh jarak 14,14 kilometer lari pagi atau malam hari, sebagai bentuk perayaan mandiri tanpa pasangan.
Kelompok ini berhasil menyelesaikan tantangan lari tersebut dalam waktu 1 jam 31 menit, dengan pace rata-rata 6 menit 27 detik per kilometer. Angka 14,14 km sengaja dipilih agar selaras dengan tanggal 14 Februari, menjadikannya simbolisasi “kebetulan yang niat”, seperti yang mereka sebut.
“Lari ini bukan pelarian dari kesepian, tapi perlawanan sederhana,” ujar salah satu peserta yang enggan disebut namanya. Saat banyak orang merayakan kasih sayang dengan pasangan melalui dinner romantis, mereka justru memilih aktivitas fisik untuk menghargai diri sendiri. Keringat dan napas terengah di garis finis menjadi “hadiah” paling jujur, menggantikan cokelat atau bunga.
Fenomena ini mencerminkan tren gaya hidup sehat di kalangan pemuda urban Indonesia, terutama di kota seperti Surabaya yang kaya komunitas lari. “Lebih masuk akal daripada chat ‘lagi apa?’ yang tak dibalas,” tambah peserta lain, merujuk pada dinamika hubungan digital yang sering mengecewakan.
Pada akhirnya, aksi ini mengajarkan bahwa Hari Valentine tak selalu soal pasangan. Bagi sebagian orang, sepatu lari, jalanan malam, dan semangat bergerak sudah cukup untuk merayakan cinta diri.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































