Jakarta — Di tengah riuhnya kehidupan kota, seniman asal ISI Yogyakarta Amran Rizky menghadirkan ruang kontemplatif lewat pameran tunggal berjudul “Somewhere, Someone, and the Silence After” yang digelar di Sewu Satu Gallery, Jakarta.
Lewat karya-karya beraliran konseptual, Amran mengajak pengunjung menelisik sisi hening dari eksistensi manusia. Tak hanya sekadar memanjakan mata, setiap karya yang dipamerkan menyuguhkan pengalaman emosional tentang kehilangan, jarak, dan keterasingan.
Instalasi yang ditampilkan banyak bermain dengan ruang kosong, pencahayaan temaram, dan elemen simbolik. Suasana yang diciptakan menghadirkan sensasi senyap yang justru berbicara dalam diamnya.
Menurut Amran, pameran ini lahir dari perenungan pribadi dan hasil pengamatan terhadap fenomena sosial yang sering luput dari sorotan: kesepian yang diam-diam mengendap di tengah keramaian. Ia berharap pengunjung tak sekadar melihat, tapi juga ikut menyelami.
Pameran ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi 12 April hingga 11 Mei 2025 di Sewu Satu Gallery. Sebuah perhentian yang pas bagi siapa saja yang ingin berhenti sejenak, dan mendengar suara yang datang dari keheningan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































