Muhammad Abu Bakar Maulana dari Himpunan Masyarakat Betawi Raya (HIMBARA), yang biasa hidup dalam kultur NU berpendapat jika opsi Muktamar Luar Biasa (MLB) adalah mekanisme organisasi yang harus tunduk sepenuhnya pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama yang berlaku. Apabila dinamika internal yang saat ini menyelimuti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memerlukan ikhtiar tertinggi organisasi, maka mekanisme MLB, selama sesuai koridor AD/ART, patut didukung demi keberlanjutan, martabat, dan kemaslahatan jam’iyyah.
Sanad Ilmu dan Sejarah Jakarta.
Dukungan ini memiliki akar sejarah yang kuat dan mendalam. Mari kita menengok kembali catatan emas para pendahulu:
Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan para masyayikh pendiri NU, termasuk Syaikhona Kholil Bangkalan madura, tercatat sebagai murid dari Syekh Nawawi al-Bantani.
Syekh Nawawi al-Bantani sendiri mengambil sanad keilmuan dari Syaikhul Masyaikh Junaid al-Batawi, yang merupakan Imam Masjidil Haram pertama dari Nusantara, yang mulia Syekh Junaid putra Betawi pribumi Jakarta dari Pekojan, Jakarta Barat.
Hubungan sanad keilmuan yang terjalin erat dengan ulama Betawi ini menunjukkan bahwa Jakarta memiliki peran historis yang tak terpisahkan dari denyut jantung keilmuan NU.

Oleh karena itu, selagi semua langkah sesuai dengan AD/ART Nahdlatul Ulama dan terlepas dari segala friksi dinamika yang ada, anak muda Betawi mendukung penuh segala upaya yang menjamin keberlanjutan PBNU, yang secara fisik berpusat di Pusat Peradaban Indonesia, yaitu Jakarta.
Spirit Sang Petualang Ilmu dan pesan para guru ulama Betawi,
Marilah kita saling mengingatkan dengan menjunjung tinggi spirit sang petualang ilmu, sebagaimana kalimat :
لَوْ لاَ اْلمُرَبِّيْ مَا عَرَفْتُ رَبِّيْ “Jika bukan karena Pendidik, maka aku tidak akan mengenal Tuhanku.”
Guru bahkan lebih pantas di sebut Murobbi adalah sosok yang melampaui sekadar pengajar. Beliau adalah penggerak peradaban, yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi pilar moral dan spiritual bagi umat.
Melalui Nahdlatul Ulama, ajaran para guru ini terbukti menjadi naungan yang dicintai, tidak hanya oleh Warga Negara Indonesia, tetapi juga di seluruh penjuru dunia.
Mari Menjaga Keutuhan Jam’iyyah dan Negara Indonesia
Oleh sebab itu, dengan menimbang kuatnya hubungan sanad keilmuan dari ulama Betawi, Bang Abu berpandangan bahwa adalah hal yang sangat mungkin dan tentu relevan jika Muktamar Luar Biasa apabila harus terjadi berlangsung di Jakarta.
Insyallah anak-anak muda Betawi mendukung agar PWNU Jakarta siap menjadi tuan rumah yang khusyuk untuk Berkhidmat kepada para guru, para pendiri dan menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semoga setiap keputusan yang diambil selalu dilandasi oleh niat tulus untuk kemaslahatan umat dan keberkahan organisasi Nahdlatul Ulama.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































