Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto terus mengintensifkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan selama bulan suci Ramadhan. Pembinaan keagamaan kali ini menggandeng Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kabupaten Mojokerto sebagai mitra dalam memperkuat mental spiritual serta memperdalam pemahaman tentang amalan-amalan sunnah di bulan penuh berkah, Senin (2/3).
Kegiatan yang berlangsung di masjid lapas tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya menjaga kualitas ibadah puasa, memperbanyak amalan sunnah seperti tadarus Al-Qur’an, shalat tarawih, memperbanyak sedekah, serta menjaga perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, pemateri dari LDNU Kabupaten Mojokerto mengajak seluruh warga binaan menjadikan Ramadhan sebagai momentum muhasabah dan perubahan diri. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun juga sarana melatih kesabaran, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta meningkatkan kedisiplinan dan keikhlasan dalam beribadah.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. “Bulan Ramadhan adalah kesempatan emas bagi warga binaan untuk memperbaiki diri. Kami berharap melalui pembinaan bersama LDNU ini, keimanan semakin kuat dan amalan sunnah dapat dijalankan secara istiqamah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan mental dan spiritual menjadi pondasi utama dalam membentuk pribadi yang lebih baik. Dengan bekal keimanan yang kuat, warga binaan diharapkan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang membawa perubahan positif.
Suasana pembinaan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Warga binaan tampak menyimak materi dengan seksama serta aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan semangat mereka untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama, khususnya terkait sunnah-sunnah di bulan Ramadhan.
Melalui sinergi yang terjalin antara Lapas Mojokerto dan LDNU Kabupaten Mojokerto ini, diharapkan pembinaan keagamaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Momentum Ramadhan menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun mental spiritual warga binaan agar semakin beriman, berakhlak, dan siap menata masa depan yang lebih baik.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































