Aceh Utara, Rabu (4 Februari 2026) —Upaya pemulihan pertanian pascabanjir di Desa Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh terus berlanjut. Melalui Program Mahasiswa Berdampak yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) melaksanakan kegiatan pembagian benih padi Inpari 32 kepada masyarakat.
Pada kegiatan ini, setiap rumah tangga petani menerima dua bungkus benih padi Inpari 32 dengan total berat 5 kilogram. Penyaluran benih dilakukan langsung oleh Ali, selaku Ketua Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Pulo Iboih, sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap kebangkitan sektor pertanian masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk membantu petani yang terdampak banjir, khususnya mereka yang mengalami gagal panen dan kehilangan modal usaha pada musim tanam sebelumnya. Dengan tersedianya benih padi unggul, petani diharapkan dapat segera memulai kembali proses penanaman.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Setia Budi, menyampaikan bahwa pembagian benih ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
“Benih padi Inpari 32 yang dibagikan diharapkan dapat membantu petani bangkit pascabanjir. Ini bukan sekadar bantuan benih, tetapi dorongan agar roda produksi pertanian kembali bergerak,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dr. Eva Wardah, selaku anggota pelaksana kegiatan, yang menekankan pentingnya kesinambungan program.
“Pemulihan pertanian tidak bisa dilakukan secara instan. Bantuan benih ini diharapkan menjadi awal bagi peningkatan produksi, tentu dengan dukungan lanjutan seperti pendampingan dan pemenuhan sarana produksi lainnya,” jelasnya.
Koordinator kegiatan mahasiswa, Al Fatah, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial.
“Melalui Program Mahasiswa Berdampak, kami ingin hadir langsung membantu petani. Pembagian benih ini kami harapkan bisa meringankan beban petani dan memberi semangat untuk kembali menanam setelah diterpa banjir,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan pembagian benih padi Inpari 32 ini, HIMAGRI berharap petani Desa Pulo Iboih dapat segera memulai musim tanam baru, meningkatkan produktivitas, serta perlahan memulihkan kondisi ekonomi pertanian pascabanjir
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































