Setiap perjalanan hidup memiliki cerita dan proses yang berbeda. Bagi Ninda Nabila Fauziah, mahasiswi di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, berbagai pengalaman hidup, termasuk rasa kecewa dan kegagalan, justru menjadi titik awal untuk bangkit dan berkembang.
Ninda mengungkapkan bahwa pengalaman sakit hati yang pernah ia rasakan menjadi salah satu momen penting yang mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Dari pengalaman tersebut, ia belajar untuk menjadi lebih kuat dan tidak takut mencoba hal-hal baru. Perlahan, Ninda mulai berani keluar dari zona nyaman dan membuka diri terhadap berbagai peluang yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
Selama menempuh pendidikan di bangku kuliah, Ninda mulai aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus. Ketertarikannya pada dunia fashion dan media sosial mendorongnya untuk membangun personal branding melalui platform digital. Ia menjadikan media sosial sebagai ruang untuk mengekspresikan minatnya di bidang fashion sekaligus menampilkan kreativitasnya kepada publik.
Tidak hanya aktif di media sosial, Ninda juga dikenal sebagai sosok yang gemar mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan kampus. Berkat usaha dan keberaniannya mencoba hal baru, ia berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Juara 2 lomba menari pada acara FORSA, Juara 2 Muslim Wear dalam FEBI Festival, serta Juara 1 lomba Vlog FORSA. Beragam prestasi tersebut menunjukkan bahwa Ninda memiliki minat yang luas, mulai dari seni, fashion, hingga kreativitas digital.
Meski demikian, perjalanan Ninda tidak selalu berjalan mulus. Ia juga pernah merasakan kegagalan, seperti saat mengikuti seleksi Duta FEBI namun belum berhasil lolos. Selain itu, ia juga pernah kehilangan kesempatan untuk mendaftar sebagai Brand Ambassador UIN Sunan Gunung Djati Bandung karena terlambat mendapatkan informasi.
Namun bagi Ninda, kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Justru pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mencoba kesempatan lain. Semangat itu membawanya mengikuti ajang Beauty Muslimah Indonesia 2025. Meski belum berhasil menjadi pemenang utama, Ninda berhasil meraih penghargaan Muslimah Teranggun dalam ajang tersebut.
Tidak berhenti di sana, berkat keaktifannya selama mengikuti berbagai kegiatan, di akhir periode ia juga memperoleh penghargaan Best Member Beauty Muslimah Jawa Barat. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, semangat, serta kontribusinya selama aktif di komunitas tersebut.
Perjalanan ini menjadi bukti perubahan besar dalam diri Ninda. Ia mengaku bahwa dahulu dirinya adalah pribadi yang cukup introvert. Namun seiring berjalannya waktu, terutama selama masa perkuliahan, ia belajar untuk lebih terbuka, aktif, dan berani mengambil peluang baru.
Bagi Ninda, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari kegagalan itulah seseorang bisa belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat. Ia percaya bahwa terus mencoba hal baru adalah kunci untuk berkembang, sekaligus cara untuk menemukan potensi terbaik dalam diri.
Menurutnya, setiap orang memiliki prosesnya masing-masing. Yang terpenting adalah tidak takut mencoba, tidak mudah menyerah ketika gagal, dan selalu bersyukur atas setiap perjalanan yang dilalui. Dari proses itulah, seseorang akan menemukan versi terbaik dari dirinya sendiri.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































