SEMARANG – Sekelompok mahasiswa Teknik Elektro Universitas Semarang (USM) yang tergabung dalam Bimanata Team USM tengah mengembangkan mobil listrik hemat energi sebagai bagian dari riset dan inovasi teknologi kendaraan ramah lingkungan. Tim riset ini dibentuk pada tahun 2025 dan berfokus pada pengembangan kendaraan dengan efisiensi energi tinggi serta dampak lingkungan yang minimal.
Bimanata Team merupakan student research and innovation team yang beranggotakan tujuh mahasiswa, terdiri atas lima mahasiswa konsentrasi ketenagalistrikan dan dua mahasiswa instrumentasi. Nama Bimanata sendiri terinspirasi dari tokoh pewayangan Bima yang melambangkan kekuatan dan kejujuran, serta kata nata yang berarti menata atau memimpin. Filosofi tersebut mencerminkan visi tim sebagai penggerak inovasi teknologi yang berprinsip dan bertanggung jawab.
Pengembangan mobil hemat energi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pencemaran udara akibat emisi kendaraan bermotor serta kebutuhan akan solusi transportasi yang lebih berkelanjutan. Selain itu, budaya kompetitif mahasiswa teknik melalui ajang nasional dan internasional seperti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dan Shell Eco-Marathon turut mendorong Bimanata Team untuk menerapkan teori teknik ke dalam praktik nyata.
Dalam pengembangannya, Bimanata Team menitikberatkan pada efisiensi energi maksimum, bukan pada kecepatan kendaraan. Kendaraan listrik yang dirancang berfungsi sebagai sarana riset terapan untuk menguji berbagai prinsip rekayasa, mulai dari optimasi aerodinamika, pengurangan bobot kendaraan, hingga integrasi sistem penggerak listrik yang efisien.
“Pendekatan kami fokus pada efisiensi energi, dengan merancang bodi aerodinamis dan menggunakan material ringan agar konsumsi energi dapat ditekan secara signifikan,” ujar perwakilan Bimanata Team saat diwawancarai penulis melalui pesan singkat.
Proses riset dan pengembangan dilakukan secara bertahap dan sistematis, dimulai dari perumusan tujuan riset, perancangan konseptual, fabrikasi prototipe, hingga pengujian dan evaluasi performa. Dari hasil pengujian awal, mobil listrik yang dikembangkan Bimanata Team telah mampu menempuh jarak sekitar 80 kilometer dengan tegangan baterai 48 volt, meski capaian tersebut masih terus dioptimalkan.
Saat ini, Bimanata Team menargetkan pengembangan lanjutan agar kendaraan dapat menempuh jarak di atas 100 kilometer dengan kapasitas baterai yang sama. Meski belum mencatatkan prestasi kompetisi, tim ini telah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam KMHE 2026.
Terkait dukungan institusi, Bimanata Team menyampaikan bahwa fasilitas workshop dari Fakultas Teknik Elektro menjadi dukungan utama yang mereka terima. Sementara itu, pendanaan riset masih bersumber dari iuran mandiri para anggota tim.
Ke depan, Bimanata Team berharap riset mobil hemat energi yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi lebih luas, tidak hanya dalam ajang kompetisi, tetapi juga sebagai fondasi ilmiah pengembangan teknologi kendaraan berkelanjutan di Indonesia.
“Inovasi energi merupakan tanggung jawab intelektual generasi muda untuk menghadirkan solusi teknologi yang berkelanjutan, aplikatif, dan berdampak nyata bagi masa depan transportasi dan lingkungan,” ungkap Bimanata Team.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































