Jakarta Pusat — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf RI) pada Senin (23/2/2026) di Kantor Kemenekraf RI. Pertemuan ini membahas sinergi pengembangan robotika nasional serta penguatan ekosistem creative-tech sebagai fondasi menuju Indonesia sebagai creative-tech powerhouse di tingkat regional dan global.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Muhammad Neil El Himam selaku Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Dandy Yudha Feryawan selaku Direktur Teknologi Digital Baru, serta jajaran terkait.
Sementara dari pihak PRSI hadir Ketua Umum Wahyu Hidayat, Wakil Sekretaris Jenderal Muhammad Ied, Kepala Bidang Komunikasi, Media & Diplomasi Teknologi Prima Yohana, serta perwakilan Bidang Sekretariat Almer Barra Muhammad.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat menyampaikan usulan strategis mengenai positioning RoboSports dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional. Ia menekankan pentingnya penciptaan Intellectual Property (IP) berbasis teknologi, penguatan roadmap creative-tech, serta komitmen menjadikan Indonesia sebagai pelopor RoboSports di Asia Tenggara.
“PRSI mengusulkan agar RoboSports diposisikan sebagai bagian integral dari ekonomi kreatif berbasis teknologi. Kami melihat potensi besar untuk membangun IP nasional, format kompetisi khas Indonesia, serta ekosistem creative-tech yang berkelanjutan. Ini bukan hanya tentang pertandingan robot, tetapi tentang membentuk ruang ekonomi baru berbasis robotika yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai creative-tech powerhouse,” ujar Wahyu Hidayat.

Menurut PRSI, RoboSports dapat menjadi medium integrasi antara teknologi, sportainment, dan industri kreatif yang mampu melahirkan talenta digital, inovator, dan pelaku industri baru berbasis teknologi.
Menanggapi usulan tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam, menyampaikan apresiasi atas inisiatif strategis PRSI dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat identitas Indonesia dalam lanskap creative technology global.
“Kami menyambut baik usulan dari PRSI. RoboSports memiliki potensi kuat sebagai wajah baru subsektor creative-tech Indonesia. Dengan pendekatan yang terstruktur, penguatan IP, dan sinergi jangka panjang, ini dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong Indonesia menjadi pusat creative-tech di kawasan.” kata Muhammad Neil

Pertemuan juga membahas pentingnya sinergi jangka panjang antara PRSI dan Kemenekraf RI dalam membentuk ruang ekonomi baru berbasis robotika, mendorong komersialisasi IP teknologi, serta mengintegrasikan robotika dalam ekosistem industri kreatif nasional. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari transformasi ekonomi berbasis inovasi menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai tindak lanjut konkret, PRSI turut menyampaikan rencana penyelenggaraan Turnamen Robotik Indonesia 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang. Turnamen ini dirancang sebagai ajang kompetisi robotika nasional berskala besar sekaligus showcase inovasi dan IP robotika karya anak bangsa.
Menutup audiensi, Direktur Teknologi Digital Baru, Dandy Yudha Feryawan, menyatakan kesiapan Kemenekraf RI untuk melakukan penjajakan kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Kemenekraf RI akan memberikan dukungan dalam penjajakan kolaborasi untuk Turnamen Robotik Indonesia 2026 yang direncanakan pada Agustus mendatang. Kami melihat ini sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem creative-tech nasional dan mendorong lahirnya talenta serta IP teknologi Indonesia.” ujar Dandy Yudha
Audiensi berlangsung konstruktif dan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara PRSI dan Kemenekraf RI dalam mewujudkan Indonesia sebagai creative-tech powerhouse menuju Indonesia Emas 2045.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































