Bantul (Man 4 Bantul) — Setelah menuntaskan rangkaian manasik haji di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali pada Rabu (11/02/2026), siswa MAN 4 Bantul melanjutkan kegiatan dengan wisata edukasi ke Cepogo Cheese Park. Kegiatan ini menjadi penutup yang menyegarkan sekaligus sarat makna, karena siswa diajak berinteraksi langsung dengan hewan ternak serta menikmati keindahan alam sekitar dalam suasana yang penuh kebersamaan.
Di lokasi tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai proses pengolahan susu hingga menjadi produk olahan keju. Mereka juga berkesempatan berinteraksi dengan hewan seperti sapi dan kambing, serta mengenal lebih dekat lingkungan peternakan yang asri dan tertata. Aktivitas ini dikemas sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual sekaligus momentum tadabur alam, yakni merenungi kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya.
Didampingi para guru, siswa diajak untuk tidak sekadar berwisata, tetapi juga mengambil hikmah dari pengalaman tersebut. Kepala madrasah, Syaefulani, menekankan pentingnya tadabur alam sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan spiritual siswa.
“Tadabur alam mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap ciptaan Allah. Ketika siswa melihat hewan, tumbuhan, dan proses kehidupan di sekitar mereka, di situlah muncul rasa syukur dan kesadaran bahwa manusia harus menjaga serta merawat alam,” ungkap Syaefulani.
Ia juga menambahkan bahwa pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. “Belajar bisa dilakukan di mana saja. Melalui interaksi langsung dengan alam, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan empati, tanggung jawab, dan kepedulian lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa MAN 4 Bantul, memadukan nilai spiritual dari manasik haji dengan kesadaran ekologis melalui tadabur alam. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































