Bantul (MAN 4 Bantul) — Rangkaian kegiatan religius dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) MAN 4 Bantul ke-57 terus berlanjut dengan penuh kekhidmatan. Setelah pelaksanaan muqaddaman Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan mujahadah yang dipimpin langsung oleh H. Shobir Hatimy, Sekretaris Komite MAN 4 Bantul. Mujahadah ini dilaksanakan pada Kamis (15/01/2026) bertempat di halaman MAN 4 Bantul, dan berlangsung pada pagi hari hingga menjelang siang.
Kegiatan mujahadah diikuti oleh seluruh civitas akademika MAN 4 Bantul, meliputi siswa-siswi kelas X, XI, dan XII, para guru, karyawan, serta jajaran komite MAN 4 Bantul. Seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dan dzikir dengan tertib, duduk rapi, serta menjaga suasana tetap khusyuk dan tenang. Halaman madrasah pun dipenuhi lantunan doa yang mengalir, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam dan menenangkan.
H. Shobir Hatimy memimpin mujahadah dengan penuh keteduhan, mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar batin. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan, kelancaran seluruh rangkaian harlah, serta harapan agar MAN 4 Bantul senantiasa diberi keberkahan dan kemajuan dalam mendidik generasi muda.
Guru MAN 4 Bantul, Yasin Syafii Azami, menjelaskan bahwa mujahadah memiliki tujuan yang sangat penting dalam rangkaian kegiatan ini. “Mujahadah ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan spiritualitas seluruh warga madrasah. Selain itu, ini menjadi sarana memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT agar MAN 4 Bantul terus berkembang, serta para siswa dibekali ketenangan hati dalam menuntut ilmu,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan mujahadah ini, MAN 4 Bantul menegaskan bahwa peringatan harlah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai religius dan kebersamaan seluruh civitas akademika. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































