Dominasi SanTung Fighter: 21 Medali untuk Lamongan di IPSI Cup 2026
Lamongan – Ajang IPSI Cup Lamongan 2026 yang digelar pada 15–17 Februari menjadi saksi kejayaan kontingen SanTung Fighter (Satria Tunggal). Dengan menurunkan 21 atlet, perguruan beladiri asal Lamongan ini berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan raihan 9 medali emas, 10 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Prestasi ini menegaskan posisi Satria Tunggal sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di Jawa Timur. Atmosfer kompetisi yang penuh persaingan justru menjadi pemacu semangat para pesilat muda Lamongan untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah.
Perolehan Medali
– UD 1: Kanza (emas)
– UD 2: Ayik (emas), Miranda (emas), Salsa (emas tanding), Angel (perak), Fahem (perak), Zahra (perak), Salsa (perak TGR)
– Pra Remaja: Ocha (emas), Afiqa (emas), Quin (emas tunggal full), Quin (emas solo creative), Nazwa (perak), Angga (perak), Rendra (perak), Lana (perak), Afyka (perak)
– Remaja Prestasi: Nania (emas), Zelda (perak), Quin (perunggu)
Sorotan Atlet
Salah satu pesilat yang menjadi sorotan adalah Quin, yang berhasil menyumbangkan dua emas di kategori Pra Remaja serta satu perunggu di Remaja Prestasi. Prestasi ini menambah deretan pencapaiannya di berbagai ajang sebelumnya.
Selain itu, Nania tampil gemilang dengan emas di kategori Remaja Prestasi, sementara Salsa menunjukkan ketangguhan dengan emas tanding dan perak TGR. Nama-nama seperti Ayik, Miranda, Ocha, dan Afiqa juga turut memperkuat dominasi emas di kelas masing-masing.
Dukungan KBST
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Keluarga Besar Satria Tunggal (KBST) yang senantiasa mendoakan dan menyemangati para atlet muda. Semangat kebersamaan dan solidaritas menjadi energi tambahan bagi para pesilat untuk tampil percaya diri di arena.
Momentum ini juga menjadi hadiah manis setelah HUT ke-56 Perguruan Satria Tunggal pada Januari 2026. Dengan torehan 21 medali, SanTung Fighter membuktikan bahwa mereka bukan hanya juara di arena, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Lamongan.
Penegasan Eksistensi
Prestasi di IPSI Cup Lamongan 2026 semakin memperkuat eksistensi Satria Tunggal sebagai powerhouse pencak silat Jawa Timur. Raihan medali ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan atlet muda berjalan dengan baik, menghasilkan generasi pesilat yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































