Aceh Utara, Rabu (4 Februari 2026) —Upaya pemulihan pertanian pascabanjir di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mulai menunjukkan titik terang. Melalui Program Mahasiswa Berdampak yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) berhasil mendorong kembali aliran irigasi ke lahan persawahan warga.
Setelah empat hari mesin pompanisasi dijalankan secara berkelanjutan, air irigasi kini telah mencapai lahan demonstrasi plot (demplot) yang akan digunakan sebagai lokasi percontohan budidaya padi sawah oleh mahasiswa HIMAGRI. Meskipun aliran air belum sepenuhnya optimal, kondisi ini menjadi perkembangan penting karena lahan segera dapat dilakukan pembajakan sebagai tahap awal pelaksanaan demplot.
Pompanisasi yang dijalankan mahasiswa tidak hanya berdampak pada lahan demplot, tetapi juga membantu memulihkan akses air irigasi bagi lahan pertanian masyarakat. Dengan kondisi irigasi yang mulai membaik, sejumlah petani di Gampong Pulo Iboih telah kembali memulai penanaman padi sawah.
Namun di balik membaiknya kondisi irigasi, petani masih dihadapkan pada persoalan serius, yakni kelangkaan pupuk subsidi. Saat ini, pupuk yang tersedia di lapangan hanya pupuk non-subsidi dengan harga tinggi, sementara kemampuan ekonomi petani melemah akibat gagal panen pada musim sebelumnya yang terdampak banjir.
Salah satu petani, Mahfud, yang mengelola lahan seluas 6 rante, memilih tetap melanjutkan penanaman meski dengan keterbatasan.
“Air sudah mulai masuk ke sawah, jadi kami memberanikan diri menanam kembali. Tapi pupuk sangat sulit didapat, sementara modal kami habis karena panen sebelumnya gagal akibat banjir,” ungkap Mahfud.
Kondisi irigasi yang mulai pulih turut disampaikan oleh Bidiril Husni, selaku Kejruen Blang Gampong Pulo Iboih.
“Sejak mesin pompanisasi dijalankan selama empat hari, aliran air ke sawah sudah jauh lebih baik. Petani sudah bisa mengairi lahannya, tetapi untuk mendukung pertumbuhan padi, pupuk masih belum tersedia,” jelasnya.
Sementara itu, Muammar, selaku Geuchik Gampong Pulo Iboih, mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat.
“Kegiatan ini sangat membantu petani, terutama dalam mengatasi persoalan air pascabanjir. Kami berharap ke depan ada dukungan lanjutan, khususnya terkait ketersediaan pupuk agar pertanian bisa kembali pulih,” ujarnya.
Perwakilan mahasiswa HIMAGRI, Zaky, menegaskan bahwa kegiatan pompanisasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran mahasiswa di tengah permasalahan masyarakat.
“Melalui Program Mahasiswa Berdampak bersama Kemendikti Saintek, kami menjalankan pompanisasi agar air bisa menjangkau sawah warga dan lahan demplot. Irigasi sudah mulai optimal, namun persoalan pupuk masih menjadi tantangan besar dalam pengembangan dan pertumbuhan padi sawah,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah gampong, HIMAGRI berharap demplot padi sawah dapat segera dilaksanakan dan menjadi contoh nyata peningkatan produktivitas, sekaligus membuka perhatian berbagai pihak terhadap pemulihan pertanian dan kesejahteraan petani pascabanjir.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































