Bantul (MAN 4 Bantul) – Suasana berbeda tampak di halaman MAN 4 Bantul pada Selasa (10/02/2026). Siswa kelas XI F 1 mengikuti pembelajaran olahraga dengan tema permainan tradisional yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Dalam kegiatan yang diampu oleh guru olahraga, Sunaryadi, siswa diajak kembali mengenal dan mempraktikkan salah satu permainan tradisional Indonesia, yaitu engklek.
Sejak awal pembelajaran, para siswa terlihat bersemangat membentuk kelompok dan menggambar pola engklek di halaman madrasah. Tawa dan sorak semangat terdengar ketika satu per satu siswa melompat dengan penuh keseimbangan melewati kotak-kotak engklek. Meski sederhana, permainan ini menuntut ketangkasan, koordinasi tubuh, serta konsentrasi.
Sunaryadi menjelaskan bahwa pembelajaran olahraga tidak selalu harus berfokus pada cabang olahraga modern. Permainan tradisional juga memiliki nilai edukatif yang tinggi, baik dari segi fisik maupun karakter. Selain melatih kebugaran jasmani, engklek juga menumbuhkan sportivitas, kerja sama, dan rasa kebersamaan di antara siswa.
“Permainan tradisional seperti engklek penting untuk dikenalkan kembali kepada generasi muda. Selain melatih keseimbangan dan kelincahan, permainan ini juga mengajarkan nilai kebersamaan dan melestarikan budaya bangsa. Jangan sampai permainan tradisional hilang karena tergeser oleh permainan modern,” ujar Sunaryadi.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan manfaat kebugaran fisik, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Pembelajaran terasa lebih hidup karena siswa terlibat aktif dan menikmati setiap prosesnya. MAN 4 Bantul pun terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, sekaligus berakar pada nilai-nilai budaya lokal. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































