Bantul (MAN 1 Yogya) – Inovasi ilmiah berbasis kepedulian lingkungan kembali mengantarkan murid MAN 1 Yogyakarta Aurelia Sarah Nisa (XI E) dan Tazqiya Elvarina Azzahra (X G) menorehkan prestasi membanggakan. Keduanya meraih Juara 1 Lomba Esai Ilmiah BIOPEN 2025 (Biology Perspective in Essay) yang diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan, Senin, (16/02/2026).
BIOPEN 2025 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Biologi Metamorfosis (BIOMORF) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan UAD. Dengan diikuti oleh 18 tim dari SMA/SMK/MA se-DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, kegiatan ini berlangsung seru di Ruang Sidang FAST Lantai 8 Gedung Utama Kampus 4 UAD Yogyakarta.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag. S. Pd. M. Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut Edi, prestasi ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta mampu berpikir kritis, inovatif, dan peka terhadap persoalan nyata di masyarakat. “Gagasan yang mereka tawarkan tidak hanya ilmiah, tetapi juga solutif dan berorientasi pada kemaslahatan lingkungan dan kesehatan. Madrasah akan terus mendukung iklim riset dan inovasi murid,” ungkap Edi.

Kompetisi ini mengusung tema “Inovasi Biologi dalam Menghadapi Tantangan Global: Dari Lingkungan hingga Kesehatan Masa Depan” dengan empat subtema utama, yakni bio-lingkungan, bio-pangan, bio-energi, dan bio-kesehatan. Tim MAN 1 Yogyakarta memilih subtema bio-energi melalui esai berjudul “Code Bright: Potensi Reaktor IoT–Microbial Fuel Cell untuk Penerangan Jalan Berbasis Limbah Industri Tahu-Tempe sebagai Upaya Preventif Kesehatan di Bantaran Sungai Code.”
Gagasan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap pencemaran Sungai Code akibat limbah cair industri tahu dan tempe. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan Microbial Fuel Cell (MFC) dengan bakteri Geobacter sulfurreducens, limbah diusulkan sebagai sumber energi alternatif untuk penerangan jalan. Inovasi ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi mengurangi risiko kesehatan masyarakat di kawasan bantaran sungai.
Tahapan lomba diawali dengan pengumpulan esai pada Sabtu (14/02/2026) dan dilanjutkan dengan presentasi pada Senin (16/02/2026). Aurelia mengungkapkan bahwa proses persiapan menjadi tantangan tersendiri. “Kami menyusun esai dalam waktu tiga hari dan mempersiapkan presentasi hanya satu hari, di tengah kesibukan sebagai panitia Alcomp 2026. Pengalaman ini sangat melatih manajemen waktu dan kerja sama tim,” tutur Aurel.
Didampingi guru pembimbing Malya Adzillina Silmi, S.Si., tim MAN 1 Yogyakarta tampil meyakinkan dalam sesi presentasi. Gagasan inovatif yang diangkat akhirnya mengantarkan mereka meraih Juara 1 BIOPEN 2025. Prestasi ini menegaskan komitmen MAN 1 Yogyakarta dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi murid melalui karya ilmiah yang berdampak. (mzs)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































