Barru, 21 Februari 2026– Nama Iphuel Ramadhan kini menjadi sorotan di dunia billiard Indonesia. Atlet muda asal Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), ini telah menyabet banyak gelar juara di berbagai turnamen bergengsi di luar daerah, membuktikan bahwa talenta lokal Barru mampu bersaing di tingkat nasional.
Berawal dari kecintaiannya pada olahraga presisi ini, Iphuel Ramadhan mulai menonjol sejak masih remaja. Dengan ketekunan berlatih di meja billiard sederhana di Barru, ia kini telah menjuarai sejumlah kompetisi di kota-kota besar seperti Makassar, Jakarta, dan bahkan luar pulau. “Saya bangga bisa membawa nama Barru dan Sulsel ke panggung nasional,” ujar Iphuel saat dihubungi tim media lokal, meski detail prestasi spesifiknya masih terus bertambah.
Kemenangan demi kemenangan Iphuel tidak hanya mengharumkan nama kabupaten kecil di Sulsel, tapi juga menginspirasi generasi muda Barru untuk menekuni billiard. Prestasinya menjadi bukti bahwa dengan disiplin dan semangat juang, atlet daerah bisa menembus batas geografis.
Pemerintah Kabupaten Barru pun berharap ada lebih banyak dukungan fasilitas untuk bibit unggul seperti Iphuel.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































