Lamongan – Iswanto, Ketua Perwakilan Jawa Timur Koran Jateng, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025 yang jatuh pada 10 November (10/11/2025).
Dalam pesannya, Iswanto menegaskan bahwa semangat juang para pahlawan tidak boleh padam, melainkan harus terus hidup dalam setiap langkah anak bangsa, termasuk para insan pers yang berperan menjaga kebenaran dan keadilan.
“Selamat Hari Pahlawan! Semangat juang para pahlawan selalu menjadi teladan dan lentera yang menerangi jalan kita. Kita meneruskan perjuangan mereka melalui dedikasi, keberanian, dan integritas dalam menjalankan fungsi jurnalistik yang berpihak pada kebenaran dan kepentingan rakyat,” ujar Iswanto.
Ia menambahkan, kepahlawanan tidak selalu hadir dalam gegap gempita perang, tetapi juga dalam kesunyian perjuangan sehari-hari. Bagi Iswanto, menjadi pahlawan sejati berarti menaklukkan diri sendiri dari kebodohan, kemalasan, dan ketidakpedulian.
“Dengan kesederhanaan yang jujur, di sanalah ujian moral yang paling hakiki. Kerja keras menjadi doa, gotong royong menjadi etika, dan kesetiaan pada tanah menjadi pengabdian yang paling luhur,” ucapnya.
Pada momentum Hari Pahlawan kali ini, Iswanto mengajak seluruh insan pers untuk menundukkan kepala, bukan karena kalah, tetapi untuk mendengar bisikan para leluhur. “Mereka tidak meminta kita menghunus pedang, tetapi mengasah nurani,” tuturnya.
Bagi seorang jurnalis, lanjutnya, Hari Pahlawan memiliki makna yang mendalam. Pena dan kata adalah pedang nurani untuk menebas kabut kebohongan dan ketimpangan. “Menulis bagi jurnalis bukan sekadar profesi, melainkan ibadah intelektual dan bentuk cinta pada bangsa,” ungkapnya.
Iswanto menutup pesannya dengan seruan agar semangat kepahlawanan terus hidup dalam karya yang jujur dan berpihak pada kebenaran.
Hari Pahlawan Nasional diperingati setiap 10 November untuk mengenang peristiwa heroik Pertempuran Surabaya 1945 — simbol keberanian dan pengorbanan rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































