Dizaman sekarang Perundungan atau Bullying menjadi salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan pendidikan dan berdampak serius terhadap perkembangan psikologis siswa. Seperti yang sudah banyak beredar, banyak kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dari ejekan verbal hingga tindakan fisik yang dapat berdampak buruk dari korban tersebut.
Menyadari hal tersebut, kami melakukan kampanye anti bullying pada Senin, 20 Oktober di SMA NEGERI 1 BALEENDAH, Kabupaten Bandung, kampanye ini mengusung pendekatan partisipatif-edukatif, di mana mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan motivator dalam mengedukasi siswa mengenai bahaya bullying. Ini juga sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Kegiatan kampanye ini mendapatkan respon positif dari siswa dan juga pihak sekolah, antusiasime siswa juga dapat dilihat dari keterlibatan aktif mereka dalam sesi tanya jawab, berbagi cerita, dan juga diskusi mengenai solusi pencegahan perundungan. Melalui evalusasi yang di lakukan setelah kegiatan ini, di ketahui bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap bentuk-bentuk bullying serta dampak terhadap korban. Hasil lain yang signifikan juga meningkatnya kesadaran siswa bahwa untuk menciptkan lingkungan sekolah yang suasananya inklusif dan saling menghargai.
Selain itu sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini, tim mahasiswa Telkom University berencana melakukan kampanye lanjutan di media sosial. Tujuan dari rencana ini Adalah memperluas jangkauan pesan edukatif agar tidak hanya berdampak di lingkungan sekolah, tetapi juga menjangkau Masyarakat luas, khusunya remaja pengguna aktif media sosial. Kampanye akan dilakukan melaui platform seperti Instagram, Tiktok, dengan menampilkan konten edukatif seputar bullying dan poster digital, proker ini juga sedang tahap proses dan di rencanakan
Kampanye edukasi ini yang di laksanakan oleh mahasiswa Telkom University di SMA Negeri 1 Baleendah merupakan bentuk nyata antara perguruan tinggi dan sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Melalui kegiatan ini juga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang bahayanya perundungan, tetapi juga di ajak untuk menjadi siswa yang menyebarkan nilai-nilai empati dan tanggung jawab.
Program ini juga di harapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengadakan kagiatan yang serupa, serta memperluas jangkuan kampanye melalu media sosial agar semakin banyak siswa atau remaja yang sadar pentingnya menghentikan segala bentuk perundukan atau bullying.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































