LAZIS Nurul Falah menggelar Rakercab 2026 di Surabaya untuk mempertajam strategi pemberdayaan di berbagai daerah. Agenda ini mempertemukan para amil se-Jawa Timur pada 14-15 Februari 2026.
H. Abdurrohim Hasan, M.Pd, Direktur Utama Pesantren Al-Qur’an Nurul Falah, menyebut pola pikir (mindset) sebagai navigasi utama lembaga. Kekuatan organisasi tidak hanya pada teknis, tapi pada cara pandang para pengelolanya.
Setiap cabang didorong untuk peka terhadap potensi unik di wilayah masing-masing. Keberhasilan UMKM Dlanggu hingga inovasi bagi petani nanas di Kediri menjadi bukti nyata kreativitas amil di lapangan.
Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi untuk saling menginspirasi antar-cabang. Praktik baik seperti program sayur subuh di Blitar diharapkan bisa diadaptasi oleh wilayah lain dengan penyesuaian lokal.
H. Abdurrohim menekankan bahwa amil harus berani keluar dari rutinitas yang tidak produktif. Peningkatan keterampilan teknis wajib berjalan beriringan dengan perubahan cara berpikir yang lebih progresif.
Para amil diajak untuk selalu menebar energi positif sejak memulai aktivitas di pagi hari. Mindset yang optimis diyakini akan menarik keberkahan dan mempermudah urusan dalam melayani umat.
Perjuangan menawarkan program kebaikan melalui proposal dipandang sebagai ibadah yang serius. Semangat pengabdian ini meneladani integritas para sahabat Nabi dalam menjaga urusan agama dan sosial.
Sebagai bentuk standarisasi, para peserta diuji dengan sepuluh pertanyaan kunci sukses manajemen. Instrumen ini berfungsi sebagai kompas agar setiap kantor cabang bergerak secara terukur dan profesional.
Evaluasi mendalam ini memastikan setiap langkah lembaga tetap berada pada jalur visi besar. Targetnya, profesionalisme amil mampu mengubah tantangan ekonomi menjadi peluang kesejahteraan bagi mustahik.
LAZIS Nurul Falah berkomitmen menciptakan ekosistem dakwah yang mandiri dan berdampak luas. Hasil Rakercab ini akan menjadi panduan utama dalam mengeksekusi program pemberdayaan sepanjang tahun 2026.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































