Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menekankan perbedaan yang semakin besar dalam kualitas pengajaran Ekonomi di sekolah-sekolah SMA didaerah kota dan desa.
Pembelajaran Ekonomi antara Di Kota dan Di Desa Hasil penilaian dari Kemdikbud menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di perkotaan memiliki dukungan teknologi untuk pembelajaran yang jauh lebih baik, mencakup laboratorium komputer, koneksi internet cepat, dan sumber belajar berbasis digital. Di sisi lain, sekolah sekolah di pedesaan masih memiliki fasilitas yang kurang memadai, sehingga mengalami kesulitan dalam mengajarkan topik ekonomi modern seperti ekonomi digital. Keterbatasan akses internet ini menyulitkan guru untuk mengikuti pelatihan seperti daring, sehingga kemampuan mereka tertinggal jika dibandingkan dengan guru-guru di kota.
Di sisi lain, survei internal Kemdikbud menunjukkan bahwa siswa di perkotaan lebih terampil dalam menggunakan aplikasi simulasi untuk pasar modal, platform pembayaran digital, dan analisis data, sementara siswa di pedesaan masih lebih banyak mempelajari teori tanpa pengalaman praktik yang cukup.
Langkah yang dapat di tinjau untuk kedepannya agar lebih baik untuk jangka yang mendatang Kemdikbud berencana untuk dapat meningkatkan dukungan TIK di wilayah pedesaan, memperluas akses internet bagi sekolah, serta menyediakan pelatihan mendalam untuk para guru Ekonomi. Harapan pemerintah adalah tindakan ini bisa mengurangi ketimpangan dalam pembelajaran Ekonomi dan menciptakan pemerataan dalam kualitas pendidikan di seluruh tanah air.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































