Yogyakarta – Suasana khusyuk dan penuh ketenangan terasa di Aula Lantai 2 MAN 1 Yogyakarta, Kamis (05/03/2026). Semua murid kelas XI mengikuti kegiatan ia khatam. Dalam kegiatan ini, setiap murid membaca satu juz Al-Qur’an sehingga seluruh rangkaian bacaan para murid secara kolektif menuntaskan Al-Qur’an sekitar beberapa kali.
Kegiatan diawali di Masjid Al Hakim dengan persiapan peserta, presensi kehadiran, serta pengumpulan telepon genggam guna menciptakan suasana yang lebih khidmat. Selanjutnya para murid melaksanakan salat Dhuha dan salat Hajat, dilanjutkan dengan doa setelah salat, pembacaan program One Day One Hadis, serta pengkondisian. Sebelum memasuki inti kegiatan di aula lantai dua, para murid bersama-sama melantunkan Al-Ma’tsurat atau doa pagi sebagai penguat spiritual di awal kegiatan.
Setelah rangkaian pembiasaan pagi di masjid, para murid mulai menuju aula lantai 2 untuk mengikuti khatmil Qur’an. Panitia membagikan mushaf Al-Qur’an per juz yang telah dibagi kepada setiap murid. Selanjutnya dengan duduk rapi di lantai aula, murid-murid membaca al Qur’an 1 juz yang telah mereka terima. Dengan membaca satu juz secara serentak, seluruh peserta secara bersama-sama menuntaskan bacaan Al-Qur’an. Dengan jumlah peserta yang besar, kegiatan ini bahkan memungkinkan khataman Al-Qur’an kelas 11 tercapai hingga sembilan kali dalam satu waktu.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat spiritualitas murid selama bulan Ramadan. Edi menekankan bahwa ramadan adalah momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. “Melalui kegiatan muqoddaman ini, kami berharap murid tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga merasakan kedekatan batin dengan kitab suci serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Edi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Ramadan MAN 1 Yogyakarta, M. Amin, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan khatmil Qur’an ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian Pesantren Ramadan yang bertujuan membangun kebiasaan ibadah kolektif di kalangan murid. Amin mengatakan bahwa MAN 1 Yogyakarta ingin menghadirkan pengalaman spiritual yang kuat bagi para murid. Artinya, menurut Amin, membaca Al-Qur’an bersama-sama menjadikan murid-murid tidak hanya berlatih kemampuan membaca, tetapi juga merasakan kebersamaan dalam ibadah. “Harapannya, kebiasaan membaca Al-Qur’an ini tidak berhenti di kegiatan ini saja, tetapi berlanjut dalam kehidupan mereka sehari-hari,” jelas Amin.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Yogyakarta berharap Ramadan menjadi momentum bagi para murid untuk semakin mempererat hubungan dengan Al-Qur’an, menumbuhkan ketenangan hati, serta membangun karakter religius yang kuat di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan. (luf)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































