Tangerang, 5 Maret 2026 – Seorang pelajar asal Kota Tangerang, Daffa, berhasil menaklukkan Gunung Gede Pangrango meski dihadapkan pada berbagai rintangan ekstrem, termasuk kram kaki, sepatu robek, dan tersesat selama 1,5 jam di jalur pendakian. Pendakian yang dimulai pada 6 September 2025 itu menjadi bukti ketangguhan remaja ini bersama tujuh temannya.
Mendaki melalui Jalur Putri—rute populer sekaligus sakral di Gunung Gede Pangrango—Daffa dan rombongannya menghadapi ujian berat sejak awal. “Kaki saya keram parah, sepatu jebol di tengah jalan, tapi kami tak menyerah,” cerita Daffa seperti dikutip dari data perjalanan mereka. Puncak tantangan terjadi saat turun dari puncak: rombongan sempat nyasar dari jalur utama selama sekitar 1,5 jam. Kondisi fisik lelah, persediaan makanan terbatas, dan udara dingin pegunungan menambah ketegangan. Bahkan, mereka sempat berpisah dari keenam teman lainnya.
Namun, tekad baja Daffa membuahkan hasil. Dengan kepiawaian navigasi, ia berhasil kembali ke jalur yang benar. Setelah total 12 jam pendakian melelahkan, Daffa dan teman-temannya tiba dengan selamat di Information Centre pada malam hari tanggal 6 September 2025. Kejadian ini menjadi inspirasi bagi para pendaki muda, menunjukkan pentingnya persiapan matang dan semangat pantang menyerah di alam liar.
Kisah Daffa mengingatkan pada ribuan petualang yang menjelajahi Gunung Gede Pangrango setiap tahunnya. Pihak pengelola gunung menekankan agar pendaki selalu membawa peta digital, GPS, dan stok makanan cadangan untuk menghindari insiden serupa.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































