Barru – Suasana duka masih menyelimuti rumah Ani di Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Putrinya, Andini Lestari, hilang secara misterius pada Jumat malam, 17 November 2025. Gadis pendiam itu pergi hanya membawa dua pasang pakaian dan sejak malam itu tak pernah terlihat lagi.
“Sejak dia pergi, saya selalu sakit. Dia tidak pernah pergi ke mana-mana sebelumnya,” ujar Ani dengan mata berkaca-kaca saat ditemui pada Minggu (7/12/2025).
Menurut Ani, Andini dikenal sebagai anak baik, sederhana, dan tidak banyak bergaul. Ia kerap terlihat di kios buah tempat mobil penjual buah biasa singgah.
“Ada mobil penjual buah sering berhenti di sini. Kadang mereka kasih uang ke Andini karena tahu dia yatim piatu,” ungkapnya.
Ani menambahkan, bos penjual buah itu beberapa kali memberi uang kepada Andini. “Kadang dikasih uang. Andini cuma bilang bagus kalau diberikan. Dia anak yatim piatu, tidak pernah meminta,” tuturnya sambil menahan tangis.

Sejak malam kepergian Andini, Ani tidak pernah berhenti mencari. Ia mendatangi berbagai daerah mulai dari Wajo, Jeneponto, hingga Sidrap, namun tidak satu pun yang membuahkan hasil.
“Saya cari ke mana-mana, tapi tidak ada hasil,” katanya lirih.
Laporan kehilangan telah ia masukkan hampir dua bulan lalu, namun hingga kini belum ada perkembangan berarti dari kepolisian, tutur Ani.
Andini diasuh oleh Ani sejak usia tiga tahun, setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. “Dia anak kakak saya yang tertua. Dari kecil saya yang rawat, saya kasih susu. Bukan sekadar keponakan, dia anak saya sendiri,” ujarnya.
Ani juga mengungkapkan bahwa Andini sempat dijodohkan dan menikah di Merauke, namun pernikahan itu tak bertahan lama karena Andini masih terlalu muda. “Cuma dijodohkan, tidak berjalan. Dia belum siap,” kata Ani.
Berbagai cara telah ia tempuh, termasuk bertanya kepada orang pintar, tetapi semuanya buntu.
Harapan Seorang Ibu
Kini, Ani hanya menginginkan satu hal: bisa melihat putrinya kembali, meski hanya sesaat.
“Yang penting bisa dilihat supaya keluarga tenang. Kami orang Makassar, kalau anak tiba-tiba pergi biasanya sering dituduh kawin lari,” tuturnya.
Meski rasa sedih terus membayangi hari-harinya, Ani masih menyimpan harapan bahwa suatu saat Andini kembali pulang.
Polisi: Penyelidikan Tetap Berjalan
KBO Reskrim Polres Barru, Iptu Adi Wijaya, memastikan bahwa penyelidikan terkait hilangnya Andini masih berlangsung.
“Hingga kini kami masih menyelidiki. Proses penyelidikan tetap berjalan, dan setiap informasi yang kami terima tetap kami telusuri,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Andini agar segera melapor.
“Kami berharap warga yang melihat atau mengetahui keberadaan Andini dapat melapor ke kantor polisi terdekat,” pungkasnya.
#HilangMisterius #AndiniLestari #Barru #KisahPilu #IbuCariAnak #PencarianAnak #DoaUntukAndini #KabarBarru #HilangTanpaJejak #AnakYatimPiatu #CeritaNyata #BeritaIndonesia #Keajaiban #HarapanIbu #TragediKeluarga #MisteriHilang #InfoBarru #BeritaTerkini
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































