Sidomulyo, 18 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 07 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) memulai langkah strategis dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Fokus kegiatan tahap awal ini diarahkan pada observasi dan sosialisasi di salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) potensial, yakni “Jamu Bu JJ” (Jamu Jawa).
Unit usaha herbal tradisional ini berlokasi di wilayah RW 02, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kunjungan ini dirancang sebagai bentuk preliminary study (studi pendahuluan) untuk memetakan ekosistem bisnis lokal sebelum melangkah ke tahap pendampingan teknis lebih lanjut.
Dalam agenda kunjungan tersebut, tim KKN UPGRIS Kelompok 07 belum masuk pada ranah intervensi produksi. Fokus utama mahasiswa saat ini adalah membangun komunikasi persuasif dan melakukan wawancara mendalam (in-depth interview) dengan pemilik usaha terkait dinamika operasional harian Jamu Bu JJ.
Mahasiswa berupaya menggali data primer mengenai sejarah berdirinya usaha, varian produk jamu yang dihasilkan, hingga segmentasi pasar yang selama ini dijangkau di wilayah Sidomulyo. Dialog interaktif ini sangat krusial untuk memahami existing condition (kondisi terkini) dari UMKM tersebut.
Melalui diskusi yang hangat, mahasiswa KKN UPGRIS juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh Jamu Bu JJ. Identifikasi masalah mencakup aspek pengadaan bahan baku herbal, fluktuasi harga pasar, hingga strategi pemasaran konvensional yang masih diterapkan di lingkungan RW 02 Ungaran Timur.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menganalisis peluang pengembangan (scale-up) usaha jamu tradisional. Data yang diperoleh dari kunjungan ini nantinya akan dijadikan landasan empiris dalam merumuskan program kerja yang presisi dan tepat sasaran bagi UMKM di Kelurahan Sidomulyo.
Pemilik UMKM Jamu Bu JJ menyambut baik inisiatif mahasiswa UPGRIS yang proaktif melakukan jemput bola. Keterbukaan informasi dari pelaku usaha menjadi modal sosial berharga bagi mahasiswa untuk merancang strategi digitalisasi atau inovasi kemasan di masa mendatang.
Bagi Mahasiswa KKN Kelompok 07, tahap observasi ini merupakan implementasi dari metode riset partisipatoris. Mahasiswa tidak serta merta datang membawa solusi instan, melainkan berupaya memahami akar masalah dan potensi riil yang ada di masyarakat Kabupaten Semarang terlebih dahulu.
Diharapkan, hasil dari sosialisasi dan pemetaan awal di Jamu Bu JJ ini dapat bermuara pada rekomendasi strategis yang aplikatif. Hal ini selaras dengan visi KKN UPGRIS untuk mendorong kemandirian ekonomi warga Kelurahan Sidomulyo melalui penguatan sektor UMKM berbasis kearifan lokal.
Langkah awal di RW 02 ini menegaskan komitmen mahasiswa sebagai agent of change yang berbasis data. Dengan pemahaman yang komprehensif, intervensi yang akan dilakukan nantinya diharapkan dapat memberikan dampak keberlanjutan (sustainability) bagi eksistensi jamu di Ungaran Timur.
Melalui pendekatan yang sistematis ini, KKN UPGRIS Kelompok 07 optimis dapat memberikan kontribusi nyata. Transformasi dari sekadar observasi menjadi aksi konkret pembuatan NIB dan branding ini diharapkan menjadi legacy yang bermanfaat bagi kemandirian ekonomi warga Ungaran Timur.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































