Kediri (6/4). Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, bersama jajaran staf melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri, pada Senin (6/4). Selain untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga keutuhan NKRI.
Rombongan Dandim disambut baik oleh pimpinan pesantren, KH Sunarto, beserta pengurus. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan membahas sejumlah rencana kerja sama, khususnya dalam bidang pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi para santri.
KH Sunarto menegaskan bahwa pesantren memiliki tiga fokus utama, yakni pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan umat. Ia menyambut baik rencana sinergi dengan Kodim, termasuk program pembekalan kebangsaan yang akan digelar secara rutin.
“Silaturahmi ini sangat penting untuk merajut hubungan antara Kodim dan pondok pesantren. Ke depan, kami berharap ada kerja sama dalam berbagai kegiatan, termasuk pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara bagi para santri,” ujarnya.
Ia menyatakan kesiapan pesantren untuk berkolaborasi. Ponpes Wali Barokah yang memiliki tiga pilar utama—pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi—memandang penting adanya sentuhan wawasan kebangsaan bagi para santriwan dan santriwati.
“Kami berencana memformulasikan kegiatan pembekalan bela negara secara rutin. Momentum terdekat adalah Hari Kebangkitan Nasional pada bulan Mei mendatang, yang akan kami isi dengan kegiatan wawasan kebangsaan bagi para santri,” jelas KH Sunarto.
Sementara itu, Letkol Inf Dhavid menekankan pentingnya peran pesantren dalam mendukung program kebangsaan. Ia menyebut bahwa kolaborasi antara TNI dan pesantren merupakan bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda.
“Kami hadir untuk sowan dan menyambung tali silaturahmi dengan para tokoh, salah satunya di Ponpes Wali Barokah ini. Kami juga memohon dukungan dan koordinasi dalam pelaksanaan berbagai program, baik program nasional TNI maupun dari Angkatan Darat,” jelasnya.
Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, yang juga Humas Pondok Pesantren Wali Barokah, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pesantren dan TNI.
“Pesantren Wali Barokah selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kodim 0809 Kediri. Kami melihat adanya peluang besar untuk bersama-sama membangun generasi santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh,” ungkap Asyhari.
Ia menambahkan bahwa pihak pesantren siap mendukung program pembekalan bela negara yang akan dilaksanakan, sekaligus berharap agar perhatian dari instansi pemerintah terhadap pesantren semakin ditingkatkan.
“Kunjungan Bapak Dandim 0809 Kediri hari ini adalah momentum krusial untuk mempertegas bahwa pesantren adalah basis pertahanan moral sekaligus nasionalisme. Kami di bagian Humas berkomitmen untuk terus menjembatani program-program pembinaan antara TNI dan santri, sehingga tercipta sinergi yang harmonis,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan langkah baik dalam membangun komunikasi publik yang positif antara instansi militer dan institusi pendidikan Islam.
“Harapan kami, melalui keterbukaan informasi dan kolaborasi ini, Ponpes Wali Barokah dapat terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mencetak generasi yang cerdas dan cinta tanah air,” pungkasnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































