Puluhan hingga ratusan pelajar di Yogyakarta menjadi teman setia kopi bahkan menjadi pelanggan setia coffe shop. Hal ini dikarenakan mereka harus begadang demi mengerjakan tugas kuliah. Banyak siswa yang begadang hingga pagi. Baik di rumah, di kost maupun di kedai kopi yang buka 24 jam.
Pola hidup seperti ini memberikan dampak kesehatan yang cukup serius bagi pelajar. Bukan hanya kesehatan fisik saja yang akan tetapi kesehatan mental juga dapat terganggu. Banyak pelajar yang mengeluhkan tentang tubuh yang terasa pegal dan kurang enak badan. Salah satu siswa menuturkan keluhannya “Saya terbiasa tidur diatas jam 1 malam. Jika tidak begitu maka tugas saya tidak akan selesai tepat waktu.” katanya. Dampak yang dirasakan tidak hanya pegal dan kurang enak badan tetapi juga kehilangan konsentrasi, pusing, dan daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah jatuh sakit.
Gaya hidup kelelawar ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya manajemen waktu yang kurang baik. Bagi beberapa mahasiswa yang kuliah sambil kerja, manajemen waktu mereka terkadang kurang baik. Hal ini disebabkan karena mereka kurang memiliki waktu yang cukup untuk mengerjakan tugas jika tidak berhasil. Mereka dari pagi hingga siang berangkat ke kampus untuk kuliah, setelah kuliah mereka lanjut bekerja hingga sore bahkan malam hari. Karena mereka hanya memiliki waktu pada malam hari sepulang kerja, maka dari itu begadang menjadi makanan sehari-hari mereka.
Seorang dokter bernama dokter Tirta mengatakan bahwa “Kalau kita begadang terus-menerus walaupun kita tidur siang itu kita mengurangi jatah kita di masa tua, jadi ketika kita malam itu terjadi pergantian sel tubuh yang rusak. Yang beraktivitas hanya otak dan sel tubuh yang otomatis. Sel kulit diganti, sel rambut diganti, kuku jadi bertambah panjang. Itu terjadi ketika sinar matahari tidak ada bukan di saat ganti tidur di siang hari.Walaupun kamu tidur di siang hari kamu hanya mengistirahatkan otak bukan sel tubuh yang biasanya berganti, dan itu dapat menyebabkan kerusakan sel yang memicu penyakit kanker.”
Sebagai solusinya, siswa dapat melakukan manajemen waktu dengan cara mengelompokkan tugas berdasarkan prioritas (sesuai urutan tenggat waktu dari yang terdekat hingga terlama), tidur di saat istirahat kerja atau sebelum mengerjakan tugas. Ini dapat membantu memulihkan fokus belajar tanpa menyebabkan pusing, sehingga dapat belajar dengan konsentrasi.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































