LAHAT — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan pertanian produktif. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemupukan tanaman melon di area pertanian Lapas Kelas IIA Lahat, Sabtu (07/03/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kerja yang bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan, sekaligus menumbuhkan semangat produktivitas selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.
Pemupukan tanaman melon dilaksanakan secara langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) bersama Kasubsi Sarana Kerja, Kasubsi Pengelolaan Hasil Kerja, staf, peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta secara bersama-sama melakukan proses pemupukan pada tanaman melon yang sedang dalam tahap pertumbuhan. Proses ini merupakan bagian penting dalam perawatan tanaman agar dapat tumbuh optimal serta menghasilkan buah yang berkualitas.

Keterlibatan langsung para petugas bersama Warga Binaan menunjukkan pendekatan pembinaan yang bersifat partisipatif dan edukatif, di mana Warga Binaan tidak hanya menerima arahan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung dalam kegiatan pertanian.
Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian merupakan salah satu upaya untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka setelah kembali ke masyarakat.
“Program pembinaan kemandirian seperti pertanian ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan. Selain memberikan aktivitas yang produktif, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas.
Kegiatan pemupukan tanaman melon berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh semangat hingga seluruh proses selesai dilaksanakan. Selain sebagai bagian dari perawatan tanaman, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan mengenai teknik dasar budidaya tanaman hortikultura.
Melalui program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan, Lapas Kelas IIA Lahat berkomitmen untuk menghadirkan proses pemasyarakatan yang produktif, edukatif, dan berorientasi pada pemberdayaan, sehingga Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat membuka peluang kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































