Ternate – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ternate menyatakan siap mendukung penuh program penanaman bibit pohon kelapa secara serentak yang akan dilaksanakan pada 9 September 2025 mendatang. Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melalui rapat koordinasi virtual (Zoom Meeting) yang diikuti seluruh jajaran pemasyarakatan se-Indonesia.
Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan menegaskan bahwa penanaman bibit kelapa secara serentak akan dipusatkan di Nusakambangan, dengan target 500 bibit kelapa per kantor wilayah (Kanwil). Ia juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan agar berkoordinasi dengan Kanwil Imigrasi untuk mengatur strategi penanaman, sekaligus melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing Kepala UPT.
Di Maluku Utara, jajaran Lapas Ternate turut serta mengikuti arahan tersebut. Kasubbag TU Lapas Ternate, Taufik Hadinoto, hadir mewakili Kalapas Ternate, Faozul Ansori, bersama Kasi Kegiatan Kerja, Djunaidi Fabanyo dari LPKA Ternate, mendampingi Kakanwil Pemasyarakatan Maluku Utara, S. Mahdar. Sementara itu, di Aula Lantai II Lapas Ternate, kegiatan diikuti pula oleh Kasi Pembinaan Narapidana, Yuslizar, bersama Kepala KPLP, Jefry R. Persulessy, serta sejumlah pegawai lainnya, pada Jumat (29/8).
Taufik Hadinoto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program penanaman pohon kelapa serentak tersebut.
“Atas nama Kalapas Ternate, kami menyatakan komitmen untuk menyukseskan kegiatan ini. Selain sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan, penanaman bibit kelapa juga menjadi simbol kepedulian pemasyarakatan terhadap pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara,” ujarnya.
Melalui partisipasi aktif ini, Lapas Ternate menegaskan dukungan terhadap program penghijauan nasional yang digagas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dengan harapan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.