Banda Naira, INFO_PAS – Suasana khusyuk menyelimuti Musala At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira saat puluhan Warga Binaan tampak antusias melaksanakan salat Isya yang dilanjutkan dengan salat Tarawih secara berjemaah, Jumat malam (20/2).
Pelaksanaan tarawih tersebut tidak hanya sekadar ibadah, namun menjadi penyejuk hati Warga Binaan Lapas Bandanaira dalam menyambut Ramadan. Hal itu terpancar dari suasana batin para Warga Binaan yang mengikuti ibadah dengan penuh kekhusyukan. Meski harus menjalani ibadah jauh dari pelukan keluarga, raut wajah ketenangan tetap terpancar dari balik peci dan baju koko yang mereka kenakan.
Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, beserta staf turut hadir mendampingi pelaksanaan salat Tarawih. Kehadiran petugas menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan antara petugas dan Warga Binaan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
”Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan kerohanian agar Warga Binaan dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Bagi mereka, tarawih bukan sekadar kewajiban, melainkan menjadi penyejuk hati di tengah menjalani masa pidana,” ungkap Rustam.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan bahwa pihaknya selalu memberikan ruang dan fasilitas bagi Warga Binaan untuk menjalankan ibadah.
”Seluruh Warga Binaan kami fasilitasi untuk melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya. Seperti malam ini, Warga Binaan muslim diberikan kesempatan melaksanakan salat Tarawih secara berjemaah, dan kegiatan ini akan berlangsung rutin sepanjang Ramadan,” jelasnya.
Samad menambahkan, pelaksanaan salat Tarawih tetap berada dalam pengawasan petugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
”Tentunya karena ini kita laksanakan pada malam hari, petugas kita siagakan secara ekstra untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan sampai ada terjadi gangguan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan salat Tarawih,” ujarnya.
Selain salat Tarawih, Lapas Bandanaira juga menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan, seperti tadarus Al-Qur’an, ceramah agama, dan pembinaan rohani rutin.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan dapat menjalani bulan suci Ramadan dengan penuh makna serta menjadikannya sebagai titik awal perubahan positif dalam kehidupan mereka ke depan.(Humas/LT)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































