Bantul (MAN 4 Bantul) — Suasana halaman MAN 4 Bantul mendadak berubah magis pada Rabu (14/01/2026). Dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-57, MAN 4 Bantul menggelar pentas seni yang sukses menyedot perhatian seluruh siswa. Mengusung tema legenda Lutung Kasarung, pentas seni ini tampil megah dan penuh penghayatan, hingga membuat penonton terpana dari awal hingga akhir pertunjukan.
Pentas seni tersebut diperankan oleh siswa-siswi kelas X dan XI MAN 4 Bantul. Mereka tampil total, memadukan drama, musik, tari, dan ekspresi emosional yang kuat dalam balutan drama musikal. Setiap adegan mengalir hidup, seolah membawa penonton masuk ke dunia legenda yang sarat pesan moral tentang kesetiaan, keikhlasan, dan perjuangan.
Sorak tepuk tangan dan decak kagum silih berganti terdengar dari para siswa yang menyaksikan. Banyak di antara mereka yang mengaku terbawa suasana, larut dalam cerita, bahkan terpukau oleh keberanian dan kemampuan teman-temannya tampil di atas panggung.
Koordinator pentas seni, Eliana Trisnaning, mengungkapkan bahwa kesuksesan pementasan ini tidak diraih secara instan. Ia menjelaskan bahwa para pemain telah menjalani proses latihan intensif selama dua minggu terakhir.
“Anak-anak berlatih hampir setiap hari selama dua minggu. Mereka tidak hanya menghafal dialog, tetapi juga belajar menghayati peran. Alhamdulillah, kerja keras itu terbayar karena mereka mampu membawakan drama musikal Lutung Kasarung dengan sukses dan penuh penghayatan,” ujar Eliana.
Ia menambahkan bahwa pentas seni ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang pembuktian kreativitas siswa MAN 4 Bantul. “Melihat penonton terpukau dan terbawa suasana adalah kebahagiaan tersendiri. Artinya pesan dan emosi yang kami bangun sampai ke penonton,” tambahnya. Pentas seni Lutung Kasarung ini menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Harlah ke-57 MAN 4 Bantul, menegaskan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga panggung lahirnya talenta dan kreativitas luar biasa. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































