Mandailing Natal – Mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) STAIN Mandailing Natal angkatan 2022 berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan capaian publikasi artikel ilmiah di berbagai jurnal, baik terakreditasi Sinta maupun non-Sinta. Dari total 12 mahasiswa aktif, seluruhnya telah memiliki minimal satu publikasi sejak 2023 hingga 2025, menjadikan angkatan ini sebagai salah satu yang produktif dalam dunia akademik kampus.
Publikasi mereka tersebar di jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 hingga Sinta 3, serta jurnal yang belum terakreditasi (non-Sinta), yang menjadi bukti kesungguhan mahasiswa dalam mengembangkan tradisi menulis dan penelitian.
Sejak awal perkuliahan, mahasiswa HPI STAIN Mandailing Natal angkatan 2022 sudah akrab dengan dunia tulis menulis. Salah satunya adalah Abdul Haris Nasution, yang konsisten berkarya sejak 2024. Hingga kini, ia sudah menerbitkan lima artikel ilmiah, empat di jurnal non-Sinta dan satu di jurnal Sinta 5.
Semangat menulis juga ditunjukkan Affan Muhamad Hasibuan. Ia berhasil mengoleksi tiga publikasi, tersebar di jurnal non-Sinta, Sinta 5, dan Sinta 4. Hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa angkatan ini tidak segan menantang diri untuk menembus jurnal yang lebih tinggi.
Di antara mereka, nama Asrofi terbilang lebih produktif. Hingga sekarang, ia sudah menghasilkan delapan artikel di jurnal Sinta 5, 4, hingga 3, ditambah beberapa tulisan lain di jurnal non-Sinta.
Ketekunan dan konsistensinya menjadikannya inspirasi bagi rekan-rekan seangkatannya.
Mahasiswa lain juga tidak kalah berprestasi. Putra Aulia sukses menorehkan satu publikasi di jurnal Sinta 5 pada tahun 2025. Di tahun yang sama, Pebriyanti menambah semarak dengan dua publikasi di jurnal Sinta 5 dan 3. Adapun Rosdewi Pulungan ikut meramaikan dengan satu artikel di jurnal Sinta 5.
Dari jalur non-Sinta, Roni Risky Nasution sudah menulis dua artikel sejak 2023. Sementara itu, Nur Aisyah dan Nur Hamidah Dly masing-masing memiliki satu publikasi, dengan Nur Aisyah terbit di 2025 dan Nur Hamidah Dly terbit sejak 2023.
Di antara seluruh mahasiswa, Zul Fahmi menjadi sosok yang paling menonjol. Ia bukan hanya produktif menulis, tetapi juga kerap memberi dorongan agar teman-temannya semakin bersemangat berkarya. Sejak 2023, ia telah menerbitkan 22 artikel ilmiah, dengan delapan di antaranya dimuat pada jurnal terakreditasi Sinta 5, 4, hingga 3. Saat ini, dua tulisannya tengah memasuki tahap copyediting dan production di dua jurnal berbeda yang terindeks Sinta 4. Produktivitasnya juga tercermin dari lebih 40 sitasi yang telah ia peroleh melalui akun Google Scholar miliknya.
Terakhir, ada Sopi Ade Fariza yang ikut berkontribusi dengan satu publikasi di jurnal non-Sinta pada tahun 2025. Sementara itu, Abd. Bais, yang hingga kini belum memiliki publikasi, tengah mempersiapkan penelitian yang direncanakan segera dipublikasikan dalam waktu dekat. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa setiap proses punya waktunya, dan langkah awal pun sama berharganya dengan capaian besar.
Menariknya, capaian ini tidak lepas dari dorongan antar mahasiswa. Zul Fahmi, yang dikenal produktif dalam publikasi dan berbagai lomba karya tulis ilmiah, juga berperan sebagai pendorong agar teman-temannya lebih giat menulis dan tidak takut mencoba. Semangat kebersamaan inilah yang membuat seluruh angkatan 2022 mampu menorehkan prestasi publikasi di tengah kesibukan kuliah.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa HPI STAIN Mandailing Natal angkatan 2022 bukan hanya sibuk kuliah, tetapi juga berusaha meninggalkan jejak melalui tulisan ilmiah. Dari satu nama ke nama lainnya, lahirlah cerita inspiratif tentang semangat, ketekunan, dan kerja keras yang kini menjelma menjadi prestasi bersama.