Pabuaran, 22 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan minat literasi di kalangan pelajar sekolah dasar serta memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 103 menyelenggarakan layanan perpustakaan keliling di SDN Pabuaran 2. Kegiatan ini mengusung tema “Budayakan Literasi, Majukan Generasi” sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan akses bacaan yang merata bagi siswa.
Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. SDN Pabuaran 2 dipilih karena letaknya yang strategis namun memiliki keterbatasan dalam fasilitas perpustakaan. Oleh karena itu, kehadiran perpustakaan keliling diharapkan menjadi solusi inovatif dalam mengatasi keterbatasan sumber bacaan dan memperkaya pengalaman literasi siswa.
Perpustakaan Keliling Hadirkan Buku Edukatif dan Interaktif
Perpustakaan keliling ini menghadirkan berbagai koleksi bacaan menarik, mulai dari buku cerita bergambar, dongeng anak, buku pengetahuan umum, hingga ensiklopedia dan novel anak. Selama kegiatan berlangsung, siswa dapat meminjam buku secara langsung dan menikmati pengalaman membaca yang menyenangkan.
Tidak hanya itu, mahasiswa KKM juga mengadakan beragam aktivitas literasi interaktif seperti sesi membaca bersama, diskusi buku, dan ulasan kreatif. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk memahami isi bacaan dan mengemukakan pendapat, yang bertujuan melatih kemampuan berpikir kritis serta komunikasi mereka.
Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya pemutaran media edukatif, yang menggunakan pendekatan visual untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap cerita atau topik yang dibaca. Strategi ini dirancang untuk menanamkan minat baca secara menyeluruh sejak dini.
Respons Positif dari Sekolah dan Siswa
Ketua KKM Kelompok 103, Nizar Rizki, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya membaca di kalangan anak-anak.
“Melalui layanan perpustakaan keliling ini, kami ingin menanamkan semangat membaca yang tinggi di lingkungan sekolah dasar. Peringatan Hari Anak Nasional mengingatkan kita akan pentingnya memberikan akses pendidikan dan literasi yang layak bagi setiap anak,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari pihak sekolah. Bapak Joko, guru SDN Pabuaran 2, menyambut baik kegiatan ini
“Sesi membaca bersama, diskusi buku, hingga pemutaran media edukatif terbukti meningkatkan antusiasme siswa dalam belajar. Perpustakaan keliling ini sangat membantu menambah koleksi bacaan yang bervariasi dan berkualitas.”
Salah satu siswi kelas 6, Rifa, juga membagikan kesannya.
“Saya senang sekali bisa membaca buku favorit tanpa harus pergi jauh. Bukunya seru, dan lewat kegiatan menonton bareng, saya jadi lebih mudah memahami isi ceritanya.”
Langkah Berkelanjutan untuk Literasi Anak
Program perpustakaan keliling ini direncanakan menjadi kegiatan rutin di SDN Pabuaran 2 dan diharapkan bisa menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan program literasi. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga ditargetkan mencetak generasi muda yang kritis, kreatif, dan siap bersaing di era global.
Melalui sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat, kegiatan ini membuka jalan bagi akses pendidikan yang lebih luas, merata, dan inklusif, sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional dalam menjamin hak anak atas pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































