Aceh Timur , 09 Agustus 2025 — puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah Model (Mts Model) Aramiyah mengikuti kegiatan sosialisasi Posyandu Remaja yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 dari IAIN Langsa. Bertempat di lingkungan sekolah, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial di usia pertumbuhan yang rentan.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara mahasiswa KKN dan Perangkat Desa, yang bersama-sama memberikan edukasi komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari fungsi Posyandu Remaja sebagai wadah pembinaan dan konseling, pola makan sehat, pencegahan anemia, kesehatan reproduksi, hingga pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup.
Pentingnya Edukasi di Usia Rentan Koordinator KKN, Khaidir dalam sambutannya menekankan bahwa masa remaja adalah periode transisi yang krusial dan rentan terhadap berbagai risiko kesehatan. “Melalui sosialisasi Posyandu Remaja ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjaga kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga mental dan lingkungan sosial mereka,” jelasnya. “Remaja yang sehat akan menjadi pondasi kuat bagi masa depan bangsa,” tambahnya.
Kegiatan dikemas dengan metode yang menarik dan interaktif, termasuk pemaparan materi, sesi tanya jawab, hingga permainan edukatif. Para siswa tampak sangat antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan, mencerminkan rasa ingin tahu mereka yang tinggi tentang kesehatan remaja dan permasalahan sehari-hari yang mereka hadapi.
Respon Positif dari Siswa dan Sekolah Seorang siswi kelas VIII, aldi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu. “Selama ini kami hanya tahu posyandu untuk balita. Ternyata ada juga posyandu khusus remaja yang bisa membantu kami memahami kesehatan diri. Sekarang saya jadi tahu cara mencegah anemia dan pentingnya menjaga pola makan,” ujarnya dengan antusias.
Kepala MTs Aramiyah,Riza Fahmi SH MH, menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN. “Kami sangat mengapresiasi program ini karena sejalan dengan kebutuhan siswa kami,” katanya. Ia berharap sosialisasi ini dapat menjadi pemicu bagi siswa untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka sejak dini. “Kami berharap program ini bisa berlanjut dengan pendampingan rutin dari puskesmas maupun kader posyandu setempat,” tambahnya.
Perwakilan dari Perangkat Desa Sella juga menekankan bahwa Posyandu Remaja merupakan sarana efektif untuk mencegah berbagai masalah kesehatan di usia sekolah. “Jika remaja sudah terbiasa menjaga kesehatan sejak dini, maka risiko penyakit di usia dewasa bisa ditekan. Posyandu Remaja juga menjadi tempat konsultasi yang aman bagi siswa untuk berbagi permasalahan mereka,” jelasnya. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa MTs Model Aramiyah semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan berani memanfaatkan Posyandu Remaja sebagai fasilitas pendukung utama untuk tumbuh kembang mereka yang optimal.