Dalam rangka mendukung digitalisasi transaksi dan meningkatkan literasi keuangan. masyarakat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, dengan penanggung jawab kegiatan Chantika Maharani Rahman Husein.
Kegiatan sosialisasi ini menyasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), aparat desa, serta masyarakat Desa Aka-Akae. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan sistem pembayaran non-tunai sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital di tingkat desa. QRIS merupakan standar pembayaran nasional yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital hanya dengan satu kode QR.
Pada kegiatan ini, proses sosialisasi dan praktik pembuatan QRIS dilakukan dengan menggunakan aplikasi DANA sebagai salah satu penyedia layanan dompet digital. Peserta diberikan penjelasan mengenai tahapan pendaftaran QRIS melalui aplikasi DANA, mulai dari persiapan data, proses registrasi, hingga penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari. Pendekatan ini dipilih karena aplikasi DANA dinilai mudah diakses dan telah banyak digunakan oleh masyarakat.
Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian QRIS, manfaat penggunaannya, serta peran QRIS dalam mendukung inklusi keuangan dan modernisasi sistem pembayaran. Peserta juga diberikan pemahaman tentang keuntungan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM, seperti transaksi yang lebih cepat, aman, pencatatan keuangan yang lebih rapi, serta peningkatan kepercayaan konsumen.
Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan pendampingan langsung kepada peserta dalam proses praktik pembuatan QRIS menggunakan aplikasi DANA. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan ini, yang terlihat dari keaktifan peserta dalam mengajukan pertanyaan terkait keamanan transaksi digital, biaya penggunaan QRIS, serta kendala teknis yang mungkin dihadapi.
Kepala Desa Aka-Akae, Amiruddin, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut saat melakukan seminar program kerja. “Kegiatan sosialisasi pembuatan ORIS ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Desa Aka-Akae. Program ini mendorong modernisasi sistem pembayaran di desa dan sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai serta penguatan ekonomi digital masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Aka-Akae dapat lebih siap dan terbuka dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari- hari. Penerapan QRIS menggunakan aplikasi DANA diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan di Desa Aka- Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































