Mulieng Meucat, Kuta Makmur — Mahasiswa KPM Kelompok 36 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe secara konsisten mengikuti pengajian rutin yang digelar setiap hari Sabtu bersama ibu-ibu Desa Mulieng Meucat. Kegiatan yang berlangsung di Meunasah desa tersebut dimulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti dengan penuh kekhidmatan.
Pengajian ini meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir, serta penyampaian ceramah agama oleh ustazah setempat. Mahasiswa turut hadir dan duduk bersama jamaah ibu-ibu, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tilawah hingga doa bersama. Suasana yang penuh ketenangan menjadi ciri khas pengajian yang sudah lama menjadi tradisi masyarakat desa.
Koordinator KPM Kelompok 36 menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pengajian ini merupakan bentuk pengabdian sekaligus upaya mempererat hubungan emosional dengan masyarakat. “Kami belajar banyak dari tradisi keagamaan masyarakat di sini, dan pengajian ini membuat kami lebih dekat secara spiritual maupun sosial,” ujarnya.
Selain memperdalam ilmu agama, kegiatan pengajian ini juga menjadi sarana mahasiswa untuk memahami budaya lokal dan mendukung kegiatan rohani masyarakat selama masa KPM berlangsung.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































