Inovasi teknologi tepat guna berupa lampu sensor otomatis yang menyala saat kondisi gelap dan mati ketika lingkungan terang diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pandanarum. Program ini digagas oleh kelompok pengabdian masyarakat, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, sebagai upaya mendorong efisiensi penggunaan energi listrik di tingkat desa.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada Senin (12/01/2026) tersebut menyasar penerangan jalan desa dan fasilitas umum. Lampu sensor otomatis bekerja menggunakan sensor cahaya yang mampu mendeteksi intensitas penerangan secara otomatis tanpa memerlukan pengoperasian manual, sehingga potensi pemborosan listrik dapat ditekan.
Kelompok Pengabdian Masyarakat menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang sederhana, mudah diterapkan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Lampu akan menyala secara otomatis ketika malam hari dan mati saat pagi atau ketika sudah terang. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat penggunaan listrik secara berkelanjutan, ujarnya. Selain penerapan teknologi efisiensi energi, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilengkapi dengan kotak saran digital sebagai sarana penyaluran aspirasi warga. Melalui kotak saran berbasis digital tersebut, masyarakat Desa Pandanarum dapat menyampaikan masukan, kritik, maupun usulan secara lebih praktis dan transparan kepada pemerintah desa.
Kepala Desa Pandanarum menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa Untag Surabaya tersebut. Menurutnya, penerapan teknologi tepat guna ini tidak hanya berdampak pada penghematan listrik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa berbasis teknologi. Warga setempat mengaku merasakan manfaat langsung dari pemasangan lampu sensor otomatis, terutama pada malam hari.
Selain meningkatkan efisiensi energi, keberadaan lampu otomatis dinilai mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, kelompok pengabdian masyarakat universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berharap inovasi teknologi tepat guna dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi desa lain dalam memanfaatkan teknologi sederhana namun berdampak nyata bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”







































































