Surabaya – Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur bersama Panti Asuhan Putra Iffatul Alijah melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Harmoni dalam Keberagaman: Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari” pada Sabtu (6/12). Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa sebagai pemateri yang mengajak para anak-anak panti untuk memahami keragaman masyarakat Indonesia dari sisi suku, budaya, dan agama, serta pentingnya menerima perbedaan tersebut dengan sikap saling menghormati.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa Indonesia terdiri dari ratusan suku dan kebudayaan yang unik, serta berbagai keyakinan yang hidup berdampingan. Melalui contoh-contoh sederhana, para anak-anak diarahkan untuk mengenali bahwa keberagaman adalah bagian alami dari kehidupan sosial, sehingga toleransi menjadi sikap penting dalam menjaga hubungan yang harmonis.
Sebagai pembina kegiatan, Taufikurrahman menjelaskan bahwa program ini merupakan tahapan lanjutan dari pembelajaran di kelas.
“Harapannya, mahasiswa dapat menjadi agen pioner moderasi beragama di masyarakat dan mempraktikkannya di lembaga masing-masing,” ungkapnya.
Untuk membuat suasana lebih menyenangkan, kegiatan diselingi dengan ice breaking dan berbagai games bertema kerja sama serta pengenalan budaya. Aktivitas ini membuat para anak-anak panti lebih mudah memahami materi melalui pengalaman langsung dan interaksi positif. Suasana menjadi cair dan penuh antusiasme karena peserta dapat belajar sambil bermain.
Kepala Panti Asuhan Putra Iffatul Alijah menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya program tersebut.
“Kami senang anak-anak bisa belajar tentang keberagaman dengan cara yang menyenangkan. Hal seperti ini membantu mereka membuka wawasan sekaligus membentuk sikap saling menghargai,” ujarnya.
Para anak-anak juga mengungkapkan rasa senang dan manfaat yang mereka dapatkan.
“Kami jadi tahu kalau setiap orang punya budaya dan keyakinan yang berbeda. Dari kegiatan ini, kami belajar cara menghormati perbedaan itu,” tutur Gading, salah satu peserta.
Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati sesi makan bersama yang menjadi momen mempererat kebersamaan. Suasana kekeluargaan tampak kuat, mencerminkan nilai toleransi yang telah dipelajari sepanjang kegiatan.
Harapannya nilai-nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman yang telah dipelajari anak-anak dapat terus diterapkan oleh mereka, sehingga suasana belajar, bermain dan berinteraksi semakin harmonis dan melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer































































