Yogyakarta — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., membuka pelaksanaan tes kompetensi teknologi informasi (IT) bagi 850 Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK), Kamis (12/2/2026). Tes digelar di Titik Lokasi MAN 1 Yogyakarta dan diklaim sebagai yang pertama dilaksanakan di lingkungan Kementerian Agama se-Indonesia.
Pembukaan kegiatan berlangsung secara luring di Ruang Meeting 1 MAN 1 Yogyakarta serta diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting. Turut hadir secara daring Kepala Subbagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, H. Abd Su’ud, S.Ag., M.Si.
Dalam laporannya, Abd Su’ud menjelaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan bagian dari pemetaan kemampuan dasar IT bagi 850 ASN PPPK yang tersebar di lima titik lokasi di wilayah Kanwil Kemenag DIY. Menurutnya, pelaksanaan tes ini juga menjadi tindak lanjut kebijakan Kementerian PAN-RB yang menyatakan bahwa pada 2026 tidak ada lagi pengangkatan PPPK. Seluruh penyelesaian tenaga honorer ditargetkan rampung pada 2025, sehingga peningkatan kompetensi menjadi hal yang mendesak.
“Uji kompetensi ini menjadi potret awal kemampuan peserta. Hasilnya akan kami petakan dalam tiga kategori, yakni di bawah ekspektasi, sesuai ekspektasi, dan di atas ekspektasi,” ujarnya.
Peserta yang hasilnya berada di bawah ekspektasi akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan lanjutan. Sementara itu, mereka yang berada di atas ekspektasi diharapkan dapat berperan sebagai mentor bagi rekan-rekannya. Hasil tes serta pelatihan lanjutan juga akan menjadi bagian dari penilaian kinerja dan dasar penugasan di unit kerja masing-masing.
Dalam sambutannya, Ahmad Bahiej menegaskan bahwa tes ini bukan untuk menentukan kelulusan, melainkan untuk mengukur kecakapan dasar IT para ASN PPPK. Ia menyebut pelaksanaan tes di DIY menjadi yang pertama di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi percontohan bagi provinsi lain.
“Ini merupakan pretest untuk memetakan kemampuan awal. Setelah ini akan dilanjutkan dengan pelatihan dan posttest untuk melihat peningkatan kompetensi,” kata Bahiej. Ia juga mengimbau peserta agar mengikuti tes dengan tenang dan percaya diri agar memperoleh hasil optimal.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Yogyakarta menyatakan kesiapan sekolah sebagai tuan rumah pelaksanaan tes di Tilok 1 Kota Yogyakarta. Dua laboratorium komputer disediakan untuk mendukung kelancaran ujian.
“Kami berharap pelaksanaan tes berjalan lancar tanpa kendala berarti. Semoga seluruh peserta dimudahkan dalam mengerjakan soal,” ujarnya.
Pelaksanaan tes kompetensi IT ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kapasitas digital ASN PPPK di lingkungan Kanwil Kemenag DIY sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme aparatur dalam menghadapi tuntutan transformasi digital birokrasi. (wk)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































