Sleman – Kelompok musik Mansacoustic dari MAN 1 Yogyakarta ambil bagian dalam praktik produksi siaran bertajuk variety show radio yang digelar di Studio Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) MMTC Yogyakarta, pada 4–5 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari praktik gabungan dua mata kuliah di kampus tersebut, yakni Manajemen Produksi Siaran (Manaprodsi) dan Manajemen Teknik Studio Produksi (Matekstosi).
Dalam kegiatan ini, mahasiswa STMM MMTC mempraktikkan secara langsung proses produksi program siaran radio, mulai dari perencanaan program, pengelolaan studio, hingga teknis penyiaran saat program berlangsung. Mansacoustic dipercaya menjadi homeband yang mengisi segmen musik dalam program tersebut.
Ketua Mansacoustic, Ghefira Mahadewi Ahnaf El Adawiyah, mengatakan kelompoknya membawakan enam lagu yang dibagi dalam dua episode rekaman selama dua hari, dengan tema liburan dan Ramadan.
“Kami membawakan enam lagu yang dibagi dalam dua episode selama dua hari rekaman, dengan tema liburan dan Ramadan,” kata Ghefira.

Ia menjelaskan, keterlibatan Mansacoustic dalam praktik tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama sebelumnya dengan STMM MMTC. Pada semester sebelumnya, kelompok musik murid MAN 1 Yogyakarta itu juga pernah diundang untuk tampil sebagai guest star dalam praktik program music show radio.
“Pada semester sebelumnya kami pernah diajak oleh pihak MMTC untuk praktik music show radio sebagai guest star. Alhamdulillah mungkin karena meninggalkan kesan yang cukup baik bagi mahasiswa di sana, kami kembali mendapat kesempatan untuk terlibat dalam praktik gabungan ini,” ujarnya.
Bagi para anggota Mansacoustic, pengalaman tampil dalam produksi siaran radio tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat dunia multimedia dan produksi siaran. Mereka tidak hanya memainkan musik, tetapi juga belajar memahami berbagai aspek teknis di balik sebuah program radio.
Para anggota Mansacoustic memperoleh pengalaman baru mengenai berbagai proses produksi, mulai dari teknis perkabelan hingga mixing audio saat siaran berlangsung. Sebagai homeband dalam program tersebut, Mansacoustic juga harus memahami dinamika acara. Mereka terlibat dalam sejumlah segmen program, termasuk memberikan sound effect musik dalam beberapa bagian percakapan.
“Ketika menjadi homeband kami harus memahami di segmen mana harus masuk, di bagian obrolan apa kami membuat sound effect dari drum atau alat musik lain. Karena ini variety show, kami juga banyak berinteraksi dengan announcer di tengah segmen. Dari situ kami belajar sedikit tentang dunia broadcasting,” kata Ghefira.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd, mengapresiasi kesempatan yang diberikan STMM MMTC kepada murid-murid MAN 1 Yogyakarta untuk terlibat dalam praktik produksi siaran tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat baik bagi murid karena mereka tidak hanya menyalurkan bakat seni, tetapi juga belajar langsung mengenai dunia produksi media dan broadcasting. Ini menjadi pengalaman berharga yang dapat menambah wawasan serta membangun kepercayaan diri mereka,” tutur Edi.
Ia berharap kolaborasi antara MAN 1 Yogyakarta dan STMM MMTC dapat terus berlanjut sehingga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi di bidang seni, teknologi, dan media. (dee)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































