Di balik ramainya pesanan sushi mentai, Sushimura tumbuh sebagai UMKM yang dijalankan dengan ritme kerja yang hangat dan teratur. Usaha kuliner ini dirintis oleh Haikal Ahmad pada Agustus 2023, berangkat dari niat sederhana: menambah uang saku. Namun seiring waktu, Sushimura berkembang menjadi usaha dengan 10 karyawan dan pelanggan yang terus kembali.
Di tengah persaingan usaha sushi yang semakin kompetitif, Haikal memilih bertahan dengan satu prinsip utama: menjaga kualitas dan hubungan baik dengan pelanggan. Sushi mentai menjadi menu yang paling diminati, dan konsistensi rasa menjadi perhatian utama. “Kalau rasanya berubah, pelanggan pasti langsung sadar,” ujarnya.
Hubungan dengan pelanggan tidak dibangun secara kaku. Haikal membiasakan diri berbaur dan bersikap ramah, terutama kepada pelanggan lama. Sapaan sederhana dan menanyakan kabar menjadi cara membangun loyalitas tanpa strategi pemasaran yang rumit.
Nilai yang sama juga diterapkan di dalam tim kerja. Di Sushimura, suasana kerja dijaga agar tetap rukun. Haikal berusaha membuat para karyawannya merasa seperti keluarga. Menurutnya, ketika pegawai merasa nyaman, konflik bisa diminimalkan dan pekerjaan berjalan lebih lancar.
Dalam memimpin, Haikal tidak banyak memberi instruksi dari jauh. Ia memilih memberi contoh langsung, terutama kepada pegawai baru. Mulai dari cara berbicara kepada pelanggan, menjaga kebersihan, hingga detail kecil seperti plating sushi, semua ia lakukan lebih dulu. Sesekali, ia juga memberikan reward sederhana, seperti mentraktir karyawan, sebagai bentuk apresiasi.
Baginya, pemimpin adalah teladan. “Kalau saya asal-asalan, susah berharap pegawai bisa serius,” katanya. Keteladanan itu berdampak nyata. Pegawai menjadi lebih teliti, tidak bekerja asal, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap kualitas produk yang disajikan.
Tantangan terbesar justru datang saat kondisi sedang lelah dan pesanan menumpuk. Haikal menyadari bahwa sikap pemimpin sangat memengaruhi suasana kerja. Karena itu, ia berusaha tetap tenang agar tim tidak ikut terbawa emosi.
Ke depan, Haikal ingin menata sistem kerja agar lebih rapi, sehingga usaha tetap berjalan dengan standar yang sama meskipun ia tidak selalu berada di tempat. Harapannya, karyawan menjadi lebih percaya diri dan mampu mengambil keputusan kecil secara mandiri.
Dalam jangka panjang, Sushimura diharapkan tumbuh sebagai tempat kerja yang nyaman, stabil, dan dikenal karena kualitasnya. Membuka cabang baru menjadi impian, meski bukan tujuan utama.
Menutup perbincangan, Haikal menyampaikan pesan sederhana kepada mahasiswa yang kelak akan menjadi pemimpin. “Memimpin itu bukan soal jabatan, tapi sikap. Sebelum minta orang lain berubah, pastikan diri sendiri sudah memberi contoh.”
Narasumber:
Haikal Ahmad – Pemilik UMKM Sushimura
Penulis:
• Muhammad Hafiz Nugraha
• Diah Ayu Wulandari
• Dina Hapsari
• Micko Kevin Alexandro
• Muhammad Arfandi Yusuf
• Muhammad Raihan Alfatih
(Program Pengabdian kepada Masyarakat –Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































