Bantul (MAN 4 Bantul) – Semangat kebersamaan dan nilai kepedulian kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MAN 4 Bantul. Pada Selasa (10/02/2026), Kepala MAN 4 Bantul melaksanakan takziyah sekaligus memimpin shalat jenazah bagi salah satu warga tetangga di wilayah madrasah yang telah berpulang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Iman, yang berada di lingkungan sekitar madrasah.
Kehadiran kepala madrasah bersama beberapa guru menjadi wujud nyata hubungan harmonis antara MAN 4 Bantul dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN 4 Bantul memimpin langsung pelaksanaan shalat jenazah serta memanjatkan doa bersama untuk almarhum, memohonkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Momen ini bukan hanya sekadar bentuk empati sosial, tetapi juga menjadi pembelajaran berharga tentang pentingnya menjaga silaturahmi dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan takziyah yang dilakukan mencerminkan bahwa madrasah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga bagian dari masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Syaefulani dalam pernyataannya menyampaikan bahwa setiap peristiwa kehidupan mengandung pelajaran mendalam bagi umat manusia. “Kehidupan adalah amanah yang harus dijalani dengan sebaik-baiknya. Dari peristiwa ini, kita belajar tentang pentingnya memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan baik dengan sesama, dan senantiasa mengingat bahwa kebersamaan serta doa adalah kekuatan besar dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bantul kembali menegaskan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian sosial, dan keteladanan kepada seluruh warga madrasah. Kebersamaan yang terjalin menjadi penguat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































