Bantul (MAN 4 Bantul) — Pelaksanaan manasik haji siswa kelas X dan XI MAN 4 Bantul di Wisata Edukasi Religi “Qolbu” Boyolali pada Rabu (11/02/2026) tidak hanya menjadi praktik ibadah semata, tetapi juga momentum refleksi mendalam tentang makna kehidupan dan pendidikan. Dengan didampingi para guru pembimbing, para siswa mengikuti rangkaian manasik secara tertib dan penuh kekhusyukan, termasuk saat melaksanakan thawaf.
Dalam prosesi thawaf, para siswa berjalan mengelilingi replika Ka’bah dengan tertib sambil melantunkan doa. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter, kedisiplinan, serta kebersamaan. Guru pendamping memberikan arahan agar siswa memahami bahwa setiap putaran thawaf mengandung filosofi tentang keteguhan arah dan tujuan hidup.
Yasin Syafii Azami selaku ketua dan koordinator kegiatan turut memberikan nasihat yang menyentuh kepada para peserta. Ia menekankan bahwa thawaf bukan hanya gerakan fisik, tetapi simbol perjalanan manusia dalam menata niat dan tujuan. “Thawaf mengajarkan kita bahwa hidup harus memiliki pusat yang jelas, sebagaimana Ka’bah menjadi pusat perputaran. Dalam pendidikan, tujuan itu adalah ilmu dan akhlak. Jika keduanya menjadi pusat, maka langkah kita akan terarah dan tidak mudah goyah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keteraturan barisan saat thawaf mencerminkan pentingnya disiplin dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. “Saat kita berjalan bersama tanpa saling mendahului dan tetap tertib, di situlah kita belajar menghargai orang lain dan menjaga harmoni,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bantul berharap siswa tidak hanya memahami tata cara ibadah haji, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan dan proses belajar mereka. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”



































































