Sidoarjo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Candi sukses menggelar perlombaan Mini Soccer antar SD se-Kecamatan Candi yang dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Selasa hingga Kamis, 26–28 Agustus 2025. Turnamen ini diikuti oleh 32 SD negeri dan swasta se-Kecamatan Candi, termasuk SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool UMSIDA (SD Mica) yang tampil gemilang hingga meraih Juara 3 Mini Soccer Kecamatan Candi 2025.
SD Mica Sapu Bersih Kemenangan Hingga Semifinal
Turnamen ini dimulai dari babak penyisihan yang berlangsung ketat dan penuh semangat. SD Mica tampil konsisten sejak pertandingan pertama pada Selasa, 26 Agustus 2025. Pada laga pembuka, SD MICA menghadapi SD Sabilil Huda dan menang dengan skor 2-0. Gol dicetak oleh Rheiga dan satu gol penalti oleh Evan.
Rabu, 27 Agustus 2025, SD Mica mengalahkan SDN Durung Bedug dengan skor 4-0. Dalam laga ini, Evan kembali menyumbangkan satu gol dari titik penalti, sedangkan Ghani mencetak hattrick spektakuler dengan tiga gol. Di pertandingan berikutnya, SD Mica mengalahkan SDN Sepande dengan skor 2-0, lewat gol dari Ibra dan Evan.

Dengan hasil ini, SD MICA melaju ke babak semifinal yang digelar Kamis, 28 Agustus 2025, menghadapi SDN Balongdowo. Pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan. Sayangnya, SD Mica harus mengakui keunggulan lawan dan gagal melaju ke final. Namun, SD MICA tetap berhasil menyabet Juara 3, menang melawan SD Tanggulangin. Membuahkan sebuah prestasi yang membanggakan di tengah ketatnya kompetisi.
Solid dan Strategi Matang: Kunci Kemenangan SD Mica
SD Mica menurunkan total 12 pemain dalam ajang ini. Tujuh pemain inti yang tampil di lapangan didukung oleh lima pemain cadangan.
Pulang dengan juara tentu menjadi prestasi membanggakan bagi sekolah, siswa, dan para orang tua. Muntafim, ayah dari Rheiga siswa kelas 4, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian anaknya.

“Kelas 3 sempat ikut futsal, dan di kelas 4 ini dia ikut SSB Sepande Tunas Jaya sudah lima bulan. Biasanya ikut sparing dan beberapa kali pernah turnamen juga. Untuk turnamen seperti ini, yang perlu disiapkan adalah istirahat cukup, hafalkan trik, asah skill, dan jangan lupa doa,” ujar Pak Muntafim.
Ia menambahkan, “Bangga lihat anaknya bisa partisipasi langsung dan bawa nama baik Mica, meskipun tidak juara satu, tetap bangga. Apapun hasilnya tetap semangat dan harus punya mental juara, karena itu kunci pentingnya,” tambahnya.
Evan, salah satu pemain kelas 6 yang menyumbangkan beberapa gol penting dalam turnamen ini, juga mengungkapkan kebahagiaannya.
“Senang sekali bisa terpilih ikut pertandingan ini dan jadi perwakilan dari SD Mica. Apalagi bisa cetak gol juga. Meskipun tidak juara 1, tetap bersyukur bisa juara 3. Ini jadi motivasi buat lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Evan.
Persiapan Singkat, Hasil Maksimal: Dedikasi dari Guru Pendamping dan Pemain
Ustadz Dimas Prasetyo, S.Pd., selaku guru pendamping tim Mini Soccer SD MICA, juga memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa.
“Persiapan kami cuma seminggu, tapi anak-anak hebat banget. Selama tiga hari mereka berjuang maksimal. Alhamdulillah, nggak sia-sia. Lawannya berat-berat, tapi kami tetap bisa bawa pulang piala. Ini kemenangan bersama,” jelas Ustadz Dimas.
Keberhasilan SD Mica meraih Juara 3 dalam Turnamen Mini Soccer Kecamatan Candi 2025 menjadi bukti nyata semangat dan kerja keras dari para laskar mica serta dukungan penuh dari sekolah, orang tua, dan guru pendamping. Meskipun belum berhasil menjadi juara utama, pencapaian ini merupakan langkah awal yang gemilang untuk terus tumbuh dan berkembang dalam ajang-ajang kompetisi selanjutnya.
Semoga tahun depan, SD Mica dapat tampil lebih kuat, lebih siap, dan membawa pulang juara pertama di turnamen yang sama dan juga juara di turnamen mini soccer lainnya.
Penulis: Rayhan Rizq Iskandar
Editor: Asmaul Khusna Tri Wulan Juli