(MTsN 4 Bantul)- mengikuti kegiatan talkshow bertema “Pendidikan Tinggi Bukan Mimpi, Jalan Beasiswa untuk Generasi Pejuang” yang diselenggarakan di Grha Alfusa, Sanden, Bantul, pada Jumat,( 6 /02/ 2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh siswa SMP/MTs kelas IX se-Kabupaten Bantul dengan tujuan memotivasi peserta untuk berani bermimpi dan merencanakan pendidikan tinggi sejak dini.
Talkshow tersebut menghadirkan Mivzal Labiq Achmad Zaffa sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa mondok di pesantren bukanlah sebuah batasan untuk meraih pendidikan tinggi. Integrasi antara ilmu agama dan sains justru menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia juga menekankan pentingnya tekad, disiplin, dan usaha sebagai kunci utama dalam mewujudkan cita-cita, termasuk melalui jalur beasiswa.
Selain itu, peran pondok pesantren dan pendidikan Madrasah Aliyah (MA) juga menjadi perhatian dalam diskusi. Pesantren dan MA dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter, etos belajar, serta kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Nilai-nilai kedisiplinan dan kemandirian yang ditanamkan menjadi bekal penting bagi para santri dan siswa madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala MA Al Furqon Sanden, Muhammad Machfudz, S.S., M.Si., menyampaikan bahwa siapa yang menginginkan kesuksesan dunia hendaknya dengan ilmu, dan siapa yang menginginkan kesuksesan akhirat juga hendaknya dengan ilmu. Ia menegaskan bahwa kesuksesan seseorang tidak selalu berkaitan langsung dengan tingkat intelegensi, melainkan sangat dipengaruhi oleh perilaku. Acara berlangsung lancar, MTs Negeri 4 Bantul mengirimkan empat siswa kelas IX yang didampingi oleh guru BK, Sri Muryani.
Kepala MTs Negeri 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyambut baik keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa talkshow ini sangat relevan untuk membuka wawasan peserta didik terkait pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap siswa MTs Negeri 4 Bantul memiliki keberanian untuk bermimpi besar dan mulai menyiapkan diri sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat memahami bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, selama dibarengi dengan semangat, disiplin, dan kemauan belajar yang kuat,” ungkapnya.(yul)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”






































































