Menulis sering kali dianggap sebagai sebuah keahlian teknis yang membutuhkan banyak teori. Namun, bagi Muhammad Tasrif, menulis adalah sebuah pelarian, sebuah ruang jujur, dan cara terbaik untuk mencintai seseorang yang tidak mungkin ia miliki di dunia nyata.
Pemuda kelahiran Bogor, 4 Januari 2025 ini baru saja memperkenalkan karya terbarunya yang penuh keberanian berjudul “Between Love and Violation”. Sebuah novel yang bukan sekadar rangkaian kata, melainkan curahan hati terdalam mengenai jati diri, cinta, dan batasan moral yang sulit ditembus.
Menulis Sebagai Bentuk Kedamaian Diri
Dalam biodatanya, Tasrif secara terbuka mengakui bahwa ia bukanlah seorang pembaca buku yang aktif, juga bukan seseorang yang mendalami ilmu kepenulisan secara formal. Namun, keterbatasan itu tidak menghalanginya untuk menyelesaikan sebuah cerita.
“Menulis cerita ini adalah sebuah kebahagiaan. Di dalamnya, saya menumpahkan jati diri yang mungkin bagi sebagian orang dianggap tidak waras. Tapi inilah saya, seseorang yang mencoba tidak membenci hidupnya yang berbeda,” ungkapnya dalam sebuah catatan.
Novel “Between Love and Violation” mengangkat dinamika hubungan sesama jenis dari sudut pandang yang berbeda. Tasrif ingin mendobrak stigma bahwa cinta semacam ini selalu berakhir pada hal-hal negatif. Ia memilih untuk menuangkan khayalannya tentang cinta yang romantis dan indah ke dalam tokoh-tokoh ciptaannya.
Baginya, menulis adalah jalan tengah untuk tetap mencintai sosok cowok idamannya tanpa harus terjerumus dalam langkah yang salah di dunia nyata. Ia mengunci rasa sakitnya dan mengubahnya menjadi keabadian dalam bentuk literasi.
Pesan untuk Pembaca:
Jangan Menghakimi Meski mengangkat tema yang sensitif, Tasrif berpesan kepada para calon pembacanya untuk tetap bijak. Ia berharap pembaca tidak terburu-buru menghakimi jalan cerita maupun karakter yang ada, melainkan mencoba mengambil pelajaran berharga dari setiap konflik yang ia tulis.
Prinsip hidupnya sederhana namun kuat: “Tekuni apa yang kamu sukai, sampai kamu jadi ahli.”
Melalui cerita ini, ia membuktikan bahwa kejujuran dalam berkarya adalah kunci utama untuk menyentuh hati orang lain.

Detail cerita
Judul: Between Love and Violation
Penulis: Muhammad Tasrif
Genre: Drama / Romance
Latar Penulis: Bogor, Jawa Barat
Kisah Muhammad Tasrif mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing untuk berdamai dengan takdirnya. Bagi Tasrif, pena dan kertas adalah sahabat terbaik untuk menjaga cintanya tetap hidup, tetap suci, dan tetap indah meskipun hanya dalam sebuah cerita.
#PenulisBogor, #BetweenLoveAndViolation, #KisahInspiratif #beraniJujur
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































