Siaran Berita, Riau, (5/2/2026) – Perjalanan talenta muda sering kali tumbuh sunyi, berangkat dari ruang belajar sederhana, lalu menjelma menjadi capaian yang memberi makna lebih luas. Kisah tersebut tercermin melalui sosok Mustha Thara, seorang lulusan sekolah menengah kejuruan yang membuktikan bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan desainer muda dengan kompetensi nyata serta prestasi terukur.
Mustha Thara merupakan siswa berprestasi asal SMKN 1 Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Nama lengkap Mustha Thara dikenal luas lingkungan sekolah sebagai figur unggulan jurusan Desain Komunikasi Visual. Julukan Desainer Junior diberikan sebagai pengakuan atas kemampuan desain grafis yang menonjol, penguasaan perangkat lunak profesional, serta konsistensi prestasi sepanjang masa pendidikan. Mustha Thara juga dikenal dengan nama kreatif Thara Rembo pada lingkup luar sekolah, sebuah identitas yang digunakan untuk karya visual dan aktivitas desain.
Lahir tanggal 3 Agustus 2007, Mustha Thara berasal dari wilayah Siberakun, Taluk Kuantan. Ketertarikan terhadap dunia visual muncul sejak usia dini melalui kegemaran menggambar. Aktivitas tersebut berkembang secara alami sebelum akhirnya menemukan jalur formal melalui pendidikan kejuruan. Pilihan memasuki jurusan Desain Komunikasi Visual menjadi langkah strategis yang mempertemukan minat personal dengan sistem pembelajaran berbasis praktik.
Lingkungan SMKN 1 Benai memberikan ruang pengembangan keterampilan yang terarah. Mustha Thara tidak hanya mempelajari teori desain, tetapi juga ditempa melalui latihan intensif penguasaan perangkat lunak grafis. Hasilnya tercermin melalui capaian prestasi, antara lain juara pertama bidang desain grafis serta juara pertama penguasaan perangkat lunak desain tingkat sekolah. Prestasi tersebut memperkuat posisi Mustha Thara sebagai representasi keberhasilan pendidikan vokasi bidang kreatif.
Proses pembinaan berlangsung melalui pendampingan guru yang berpengalaman. Novri Syahdatur S.Kom serta Fabendri Alfaldy S.Pd memainkan peran penting dalam membentuk cara berpikir visual, kedisiplinan kerja, serta standar profesionalisme desain. Pendekatan pembelajaran menekankan keseimbangan antara kreativitas dan ketepatan teknis, sebuah fondasi penting dunia industri kreatif.
Maret 2025 menjadi fase penting perjalanan Mustha Thara. Kelulusan resmi dari SMKN 1 Benai sekaligus menegaskan gelar Desainer Junior yang disematkan berkat rekam jejak prestasi. Capaian tersebut tidak hanya bermakna personal, tetapi juga mengangkat citra jurusan Desain Komunikasi Visual serta nama sekolah pada lingkup daerah. Kelulusan tersebut dipandang sebagai titik awal menuju dunia kreatif yang lebih luas.
Keberhasilan Mustha Thara menegaskan peran strategis sekolah kejuruan dalam mencetak sumber daya manusia kreatif. Kisah ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi bukan sekadar jalur alternatif, melainkan ruang utama pembentukan keahlian siap pakai. Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa bakat lokal mampu berkembang ketika memperoleh pendampingan tepat serta lingkungan belajar kondusif.
Mustha Thara hadir sebagai simbol generasi muda yang menjadikan kreativitas sebagai kekuatan. Melalui disiplin, konsistensi, serta kecintaan terhadap desain grafis, ia menunjukkan bahwa prestasi dapat tumbuh dari daerah dan memberi inspirasi bagi siswa lain. Nama Mustha Thara kini tidak hanya tercatat sebagai lulusan, tetapi juga sebagai gambaran masa depan pendidikan vokasi kreatif.
Cerita perjalanan Mustha Thara menegaskan satu hal penting. Pendidikan, ketika bertemu minat dan komitmen, mampu melahirkan talenta yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga relevan bagi kebutuhan zaman.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































