Aceh Utara – Upaya pemulihan sektor pertanian pasca banjir dilakukan di Desa Puloh Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Lahan padi sawah seluas sekitar 20 hektare mulai dipulihkan melalui kegiatan pompanisasi yang dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026).
Kegiatan pompanisasi dilakukan untuk mengembalikan fungsi lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir dan tertutup lumpur, sehingga menghambat aktivitas budidaya padi petani setempat.
Pompanisasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Mahasiswa Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melalui skema BIMA. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh.
Melalui pemanfaatan pompa air, suplai air ke area persawahan distabilkan agar kondisi lahan kembali optimal. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat rehabilitasi lahan pasca banjir serta mendukung keberlanjutan musim tanam padi di wilayah tersebut.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Pemerintah Desa Puloh Iboih, Keuchik, Kenjuru Blang, mahasiswa Universitas Malikussaleh, serta kelompok petani setempat. Kolaborasi lintas unsur ini dilakukan mulai dari tahap koordinasi, pemasangan dan pengoperasian pompa air, pembersihan lahan sawah, hingga pemantauan kondisi lahan pasca pompanisasi.
Keuchik Desa Puloh Iboih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam pemulihan sektor pertanian pasca bencana. Menurutnya, pompanisasi diharapkan mampu mengembalikan produktivitas sawah sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat desa.
“Ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan petani dalam memulihkan lahan pertanian pasca banjir. Kami berharap sawah dapat kembali digarap secara optimal,” ujarnya.
Selain sebagai upaya pemulihan jangka pendek, kegiatan pompanisasi ini juga diharapkan menjadi bagian dari pengelolaan sistem pengairan yang lebih berkelanjutan. Pemerintah desa bersama pihak terkait berencana terus melakukan pemantauan dan pengelolaan agar dampak serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































