Bantul (MTs N 6 Bantul) – Siswa Kelas VII A MTs N 6 Bantul mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa dengan materi cerita wayang Sumantri Ngenger yang dikemas secara menarik dan menyenangkan melalui media teka-teki silang pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa lebih mudah memahami alur cerita, tokoh, serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam kisah wayang tersebut.
Melalui metode teka-teki silang, siswa diajak aktif mengingat dan memahami materi dengan cara yang tidak membosankan. Suasana kelas terlihat hidup karena siswa belajar sambil bermain, berdiskusi, dan saling bekerja sama dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan cerita Sumantri Ngenger.
Kepala MTs N 6 Bantul, Sugiyono menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan pembelajaran kreatif tersebut. “Penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menyenangkan sangat penting untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih baik serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini,” kata Sugiyono.
Dengan adanya pembelajaran yang inovatif ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai positif dari cerita wayang sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. (frd)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”









































































