Bantul, 9 Februari 2026 – Suasana mendung menyelimuti area lapangan MTsN 6 Bantul pagi ini, namun tidak mengurangi semangat siswa-siswa dalam mengikuti apel pagi. Apel pagi ini dipimpin oleh Ibu Heisma Demokrawati, guru Bahasa Indonesia, dengan tema “Jati Diri Siswa MTsN 6 Bantul di Era Algoritma”.
Dalam sambutannya, Ibu Heisma menekankan pentingnya siswa-siswa MTsN 6 Bantul memiliki jati diri yang kuat di era algoritma ini. “Di era algoritma, kita harus memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, kreatif, dan berinovasi,” ujarnya. “Kita harus dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas diri dan mencapai tujuan kita.”
Ibu Heisma juga mengingatkan siswa-siswa untuk selalu menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam menggunakan teknologi. “Jangan sampai kita kehilangan jati diri kita sebagai manusia yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Apel pagi ini diikuti oleh seluruh Guru ,pegawai dan siswa MTsN 6 Bantul dengan hidmat dan tertib. Mereka semua tampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini.
Kepala Madrasah, Sugiyono, menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat mendukung upaya ini untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswa tentang pentingnya jati diri di era algoritma,” ujarnya.(Fau/ewh)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”










































































