Takalar, 19 Februari 2026 — Pemuda berbakat asal Kabupaten Takalar, Fahmi Hidayat, kembali mengukir prestasi di dunia literasi dengan meluncurkan buku ketiganya bertajuk Ngomong Aja Dulu. Karya terbaru ini khusus dirancang untuk kaum milenial, menawarkan panduan public speaking dengan bahasa ringan, santai, dan gaya tutur “lo-gue” yang akrab bagi anak muda.
Fahmi, yang lahir di Takalar pada 26 Februari 2002, sebelumnya telah sukses menerbitkan dua buku pemenang perhatian pembaca. Buku pertamanya, Menuju Kepulangan: Hakikat Kematian dalam Islam, mengajak pembaca merenungkan sisi spiritual kematian dari perspektif Islam. Sementara buku keduanya, Sujud Itu Keren: Panduan Sholat Anti Mager, menghadirkan motivasi ibadah dengan pendekatan segar dan anti-malasan.
Buku ketiga ini berbeda, fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi di era digital. Fahmi membahas trik mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum, strategi tampil di media sosial, webinar, hingga forum daring. “Banyak anak muda punya potensi dan ide bagus, tapi sering kalah oleh rasa takut bicara. Lewat buku ini, saya ingin ngajak mereka buat berani ngomong dan percaya diri tampil di depan publik maupun di dunia digital,” ungkap Fahmi saat ditemui di Takalar.
Latar belakang pendidikannya mendukung karya ini. Fahmi menyelesaikan S1 dan S2 di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Alauddin Makassar. Dengan buku ini, ia berharap mendorong generasi milenial Takalar dan Indonesia untuk mengasah kemampuan komunikasi sebagai modal utama di zaman modern, sekaligus menunjukkan kontribusi pemuda daerah melalui literasi dan pengembangan diri.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”








































































