Mahasiswa memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun literasi politik masyarakat di era demokrasi maju. Berbagai penelitian menegaskan bahwa kemampuan literasi digital menjadi fondasi penting bagi mahasiswa untuk memahami isu-isu politik secara lebih kritis dan objektif. Dengan literasi digital yang baik, mahasiswa dapat menyaring informasi, membedakan fakta dari hoaks, serta menilai kredibilitas sumber yang tersebar di media sosial.
Pendidikan politik yang terintegrasi dengan literasi digital juga terbukti meningkatkan efikasi politik mahasiswa. Mereka menjadi lebih percaya diri dalam berpartisipasi, baik melalui diskusi politik, pemilu, maupun advokasi isu-isu publik. Generasi Z, termasuk mahasiswa, memanfaatkan teknologi digital sebagai ruang belajar politik yang dinamis, sehingga keterlibatan mereka dalam proses politik menjadi lebih aktif dan bermakna.
Selain itu, media sosial berperan besar dalam membentuk ruang pendidikan politik baru. Melalui platform digital, mahasiswa dapat menyebarkan informasi politik yang edukatif, melakukan kampanye sosial, dan menggerakkan opini publik secara lebih cepat dan luas. Aktivisme mahasiswa pun semakin efektif karena digitalisasi memperluas jangkauan masyarakat yang dapat dijangkau.
Meskipun memiliki potensi besar, mahasiswa tetap menghadapi berbagai tantangan, seperti maraknya hoaks politik, polarisasi opini, serta bias informasi yang dapat memengaruhi persepsi publik. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kritis, verifikasi informasi, dan etika bermedia menjadi sangat penting. Secara keseluruhan, peningkatan literasi digital mahasiswa berkontribusi langsung terhadap penguatan demokrasi dan peningkatan kualitas pemahaman politik masyarakat di era digital saat ini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”











































































